Suara.com - Blok Politik Pelajar mendesak Polda Metro Jaya untuk membebaskan demonstran yang ditangkap dalam aksi damai bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat, DKI Jakarta, Jumat (21/5/2021).
BPP meminta pihak kepolisian membebaskan Muhammad Khatami Aji dan 16 peserta aksi lainnya, karena penangkapan mereka tidak sesuai hak kebebasan pendapat.
"Kami mendesak dengan sangat amat tegas kepada pihak Polda Metro Jaya untuk sesegera mungkin mengembalikan dan membebaskan kawan kami, Muhammad Khatami Aji dan 16 kawan masa aksi demonstran lainnya," tegas BPP dalam rilis yang diterima Suara.com.
Muhammad Khatami Aji dikabarkan ditangkap saat hendak melakukan pembakaran bendera Israel, ketika aksi damai bela Palestina tengah berlangsung.
BPP menegaskan, dia ditangkap dan dibawa oleh pihak kepolisian tanpa aba-aba dan peringatan terlebih dahulu.
Oleh sebab itu, BPP menganggap penangkapan Muhammad Khatami Aji dan 16 massa aksi lainnya itu menyalahi prosedur kebebasan berpendapat.
"Karena tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan prosedur semestinya seperti peringatan atau himbauan," ujarnya.
Selain itu, BPP juga mengatakan alasan polisi menangkap massa aksi bela Palestina karena pembakaran bendera Israel tidak bisa dibenarkan.
Pasalnya, Israel selama ini secara konstitusi tidak dianggap sebagai negara berdaulat oleh Republik Indonesia.
Baca Juga: 11 Massa HMI Diamankan Saat Aksi Palestina, Polda Metro: Demi Ketertiban
"Kami mempertanyakan sikap kepolisian yang justru melakukan penangkapan kepada aksi yang sebenarnya membakar simbol negara yang dianggap tidak ada berdasarkan konstitusi," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Jumat (21/5/2021) siang, peserta unjuk rasa solidaritas untuk Palestina sudah memadati depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat sehingga jalanan ditutup.
Massa yang berunjuk rasa pada hari ini lebih banyak di banding peserta sebelumnya, atau pada Selasa (18/5) lalu.
Pantauan Suara.com, sekitar pukul 13.00 WIB masa aksi sudah memadati depan Kedubes Amerika Serikat. Tampak mereka mengenakan pakaian yang didominasi warna putih.
Selain itu beberapa dari mereka juga membawa sejumlah atribut sebagai dukungan untuk rakyat Palestina yang kerap diserang oleh tentara Israel. Atribut yang dibawa mulai dari bendera besar, syal, dan poster berisi-berisi dukungan,
Kemudian mereka juga membawa poster berisi kecaman yang ditujukan kepada Israel dan Amerika Serikat.
Tiba di depan Kedubes Amerika Serikat, teriakan takbir dan dukungan kepada Palestina bergema. Tak lupa juga kecaman kepada Amerika Serikat dan Israel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
11 Ribu Personel Diketahkan dan 237 Kali Water Bombing, BNPB Ungkap Sulitnya Tangani Karhutla Sumsel
-
Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?
-
Viral Gadis Lampung Mengaku Jadi Korban Perdagangan Orang, Ini Penjelasan Polisi
-
Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?
-
Lega Bisa Gabung SC Heerenveen, Mees Hilgers Bongkar Borok FC Twente: Mereka Cuma Mau Untung
-
Kala Cinta Datang, Haruskah Persahabatan Retak? Membaca Fly Him to the Moon
-
Mending Groupset Shimano atau SRAM? Kenali Bedanya Sebelum Merakit Sepeda
-
Cara Mencegah Flek Hitam Datang Lagi Setelah Berhasil Dihilangkan, Jangan Lupakan 7 Hal Ini
-
8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menhan Sjafrie Buka Suara
-
Obrolan Tanpa Akhir dan Seni Jatuh Cinta dalam Film Before Sunrise