Direktur Yayasan Anti-Korupsi FBK Ivan Zhdanov juga mengatakan kesehatan Navalny semakin membaik.
"Kondisinya sekarang kurang lebih normal. Proses pemulihan memang sedang berlangsung," kata Zhdanov di radio Echo of Moscow.
Pembungkaman oposisi
Anggota tim Navalny mengatakan bahwa beratnya sekitar 93 kilogram ketika dia tiba di penjara Februari lalu, namun berat badannya turun menjadi 85 kilogram saat dia melakukan mogok makan.
Kabar tentang membaiknya kesehatan Navalny datang ketika Rusia sedang bergerak untuk melarang gerakannya.
Bulan depan pengadilan akan bersidang untuk mendengarkan apakah akan menambahkan jaringan kantor regionalnya dan Yayasan Anti-Korupsi ke daftar organisasi "teroris dan ekstremis".
Keputusan itu secara efektif akan melarang kegiatan jaringan politik Navalny dan menempatkan jaringan pendukungnya setara dengan kelompok teror ISIS dan Al-Qaida.
Parlemen Rusia minggu ini juga meloloskan undang-undang dalam pembacaan pertama yang akan melarang anggota "organisasi ekstremis" menjadi anggota parlemen. hp/ae (afp)
Baca Juga: Siapa Alexei Navalny, Sosok Paling Gencar Kritik Putin Walau Diracun?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Bukan Sekadar Genangan, Listrik Jadi Pembunuh Senyap Saat Banjir Jakarta
-
Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!
-
Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul
-
WALHI Sebut Negara Gagal Lindungi Rakyat dan Ruang Hidup Korban Bencana
-
Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo
-
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra
-
Interupsi di Sidang Paripurna DPD RI, Senator Paul Finsen: Orang Papua Butuh Sekolah dan RS
-
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan
-
Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera
-
Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana