Suara.com - Felicia Tissue akhirnya angkat bicara mengenai kandasnya hubungan cintanya dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep.
Ia menyebut keluarga Jokowi tidak memiliki etika yang baik karena meninggalkannya tanpa kabar sesaat setelah Kaesang meminangnya.
Melalui kanal YouTube Felicia Tissue, Felicia mengungkap kisah di balik kandasnya hubungan ia dengan Kaesang yang telah dibina selama 5 tahun lamanya.
Ia juga menjawab isu mengenai orang ketiga dalam keretakan hubungannya. Orang ketiga itu tak lain adalah Nadya Arifta, karyawan di perusahaan milik Kaesang.
Berikut Suara.com merangkum 14 poin klarifikasi yang disampaikan oleh Felicia, Kamis (27/5/2021).
1. Ketidakjelasan dari pihak Bapak Jokowi dan keluarganya membuat keluarga Felicia ihujat habis-habisan oleh publik dengan membawa isu suku, agama dan kewarganegaraan.
2. Pada 2016 Feli diajak Kaesang untuk bertemu Jokowi dan Iriana serta keluarga besar Kaesang.
3. Akhir 2020, Kaesang mendatangi keluarga besar Feli dan meminta izin kepada orang tua dan nenek Felicia untuk meminangnya.
4. Dua minggu setelah kedatangan Kaesang, putra bungsu Jokowi itu justru menghilang bak ditelan bumi. Seluruh kontak Feli diblokir oleh Kaesang.
Baca Juga: Gara-Gara Ditinggal Kaesang, Felicia Tissue Berani Bilang Ini ke Jokowi
5. Menurut Felicia, hilangnya Kaesang dari kehidupannya secara tiba-tiba bukan hal sepele. Masalah tersebut menurutnya harus diselesaikan secara kekeluargaan.
6. Feli berusaha mencari tahu soal kabar Kaesang dari Jokowi dan Iriana, tapi tak ada jawaban. Bahkan kontak ibu Iriana diganti tanpa memberi tahu.
7. Feli juga sempat menghubungi anggota keluarga Kaesang lainnya, namun hasilnya nihil. Tak ada satupun orang yang memberikannya kejelasan.
8. Felicia menyesalkan Kaesang yang tetap aktif di Twitter tapi dirinya diabaikan dan diputus kontaknya tanpa kejelasan apapun.
9. Felicia menulis surat tangan dari Singapura kepada Jokowi untuk meminta masalah itu diselesaikan secara kekeluargaan.
10. Nenek Felicia yang berusia 84 tahun terus bertanya hingga menempuh perjalanan ke Istana Bogor untuk meminta kejelasan. Namun lagi-lagi, hasilnya nihil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Jalan Jakarta Dikepung Lubang Usai Hujan Deras, Pramono: Sampai 27 Januari Belum Bisa Diperbaiki
-
Tim Hukum Nadiem Laporkan Saksi ke KPK, Curiga Ada Tekanan di Balik Persidangan
-
6 Fakta Kasus Guru SMK di Talaud Dianiaya Oknum TNI AL
-
Pemilik Maktour Datangi KPK dan Buka Fakta Soal Kasus Kuota Haji
-
Bantah Isu Fitnah, Kementan Bongkar Borok Proyek Fiktif Rp27 Miliar: 'Ada Bukti dan Pengakuan'
-
Jenderal Kepercayaan Xi Jinping Diduga Bocorkan Senjata Nuklir China ke CIA
-
Kasus Suami Bela Istri Jadi Tersangka, Dua Belah Pihak Sepakat Tempuh Restorative Justice
-
Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Capai 17 Orang, 6 Jenazah Masih Diidentifikasi
-
Buka Raker Bareng Kapolri, Ketua Komisi III DPR Bedah 7 Lini Transformasi Reformasi Polri
-
Laporkan Stabilitas Kamtibmas 2025, Kapolri Singgung Agustus Kelabu Saat Rapat Bereng Komisi III