Tanpa sponsor perusahaan, ini juga merupakan pengorbanan finansial.
Hemant mengatakan kepada The Post bahwa keluarga (Hemant dan Swati berimigrasi dari India) sejauh ini telah mengeluarkan sekitar 270.000 dolar AS untuk biaya yang berkaitan dengan pelatihan elit Abhi, perjalanan, dan biaya turnamen.
“Apa pun yang dihabiskan orang untuk biaya kuliah, kami telah menginvestasikannya dalam catur,” tambah Hemant.
Halaman GoFundMe Abhi telah mengumpulkan sekitar 15.000 dolar AS.
"Saya sangat membutuhkan sponsor perusahaan untuk pencarian saya menjadi juara dunia dari negara besar kita suatu hari nanti," kata Abhi.
Bocah itu dikenal dengan wajah permainannya yang intens, selalu menatap mata lawannya.
“Tidak ada yang mengintimidasi saya dan saya tidak gugup bermain dengan orang yang lebih tua dari saya. Saya sangat bangga dengan permainan saya melawan grandmaster yang sangat kuat, Yaroslav Zherebukh,” katanya tentang kemenangan 2019 atas grandmaster Ukraina-Amerika yang sekarang berusia 27 tahun.
Tapi Abhi masih 12 tahun, dan suka bersantai di rumah dengan bermain video game, termasuk Brawl Stars dengan teman-temannya.
Baca Juga: Kisah Bocah Kalahkan Grandmaster Catur: Begitu Selesai, Aku Lompat-lompat
Berita Terkait
-
Tak Bisa Sepak Bola, Bocah yang Viral Mirip Erling Haaland Lebih Suka Catur
-
Pakai Kerudung Ucapkan Selamat Puasa, GM Irene Banjir Pujian
-
Dosen UIN Alauddin : Main Domino dan Catur Haram di Bulan Ramadhan
-
Tentang Twitch, Aplikasi yang Siarkan Laga Irene Sukandar vs Levy Rozman
-
Dimainkan dalam Duel Irene vs GothamChess, Apa Itu Catur 960?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi