Suara.com - Sebuah video menampilkan penampakan pesta pernikahan yang digelar outdoor berubah seketika karena turun hujan deras.
Seluruh dekorasi mewah yang telah dipasang mendadak hancur karena hujan deras yang mengguyur tepat 30 menit sebelum acara dimulai.
Penampakan pesta pernikahan outdoor gagal itu diunggah oleh akun TikTok @hendrysetiawanmc.
Ia mengaku mendapatkan tugas menjadi pembawa acara dalam pesta pernikahan tersebut. Saat semua persiapan telah selesai, selang 30 menit sebelum pesta dimulai tiba-tiba hujan deras turun.
"Ini yang terjadi 30 menit sebelum acara dimulai. Tuhan punya rencana yang berbeda. Cuma bisa pasrah," ujarnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (2/6/2021).
Meja-meja makan yang dibalut taplak putih seluruhnya basah diguyur hujan. Padahal, di atas meja tersebut telah ditata hiasan hingga serbet makan.
Begitu pula dengan meja prasmanan yang telah disusun rapih semuanya basah diguyur hujan.
Foto-foto prewedding pengantin yang disusun di lorong menuju ke lokasi pesta juga tampak basah.
"Sumpah sedih banget, harusnya jadi tempat yang indah, berubah seketika karena hujan. Enggak kebayang sdihnya pengantin dan keluarga," ungkapnya.
Baca Juga: Suami Nekat Nyanyi Bareng Biduan, Emak-emak Naik Panggung Ngamuk Nggak Ketulungan
Beruntung di lokasi pesta tersebut terdapat ruang serbaguna yang kosong. Akhirnya tim Wedding Organizer langsung bekerja cepat memindahkan dekorasi seadanya.
"Semua gerak cepat agar acara ini tetap berjalan," ujarnya.
Akhirnya pesta pernikahan tersebut digelar di dalam gedung dengan sedikit deokrasi. Meski demikian, prosesi pernikahan tetap berjalan khidmat.
"Kita doakan semoga keluarga mempelai mendapatkan keberkahan dan rezeki berlimpah aamiin," tuturnya.
Momen pesta pernikahan outdoor diguyur hujan itu langsung viral di media sosial.
Banyak warganet mengaku ikut merasakan kesedihan dan memberikan dukungan untuk pengantin dan keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook