Suara.com - Sejumlah massa diduga simpatisan Habib Rizieq Shihab diamankan aparat kepolisian di sekitar Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (3/6/2021) pagi. Mereka diduga ingin menyaksikan jalannya persidangan Rizieq dengan agenda pembacaan tuntutan atas perkara swab test RS UMMI.
Berdasarkan pantauan Suara.com sekitar pukul 08.54 WIB, awalnya aparat kepolisian menyisir dan memeriksa satu per satu mobil yang terparkir di sekitar kawasan Gedung PN Jakarta Timur.
Aparat kepolisian yang melakukan pemeriksaan yakni dari tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur. Terlihat beberapa orang di dalam mobil yang terparkir diminta untuk keluar.
Sampai akhirnya ada sebuah mobil berwarna putih terdapat sejumlah orang di dalamnya kemudian diminta keluar oleh aparat. Namun, satu orang perempuan bercadar memilih tetap berada di dalam mobil tersebut.
Penggeledahan kemudian dilakukan terhadap mobil tersebut, kursi hingga laci mobil tampak dikuliti aparat. Tak lupa perempuan bercadar juga tampak dimintai keterangannya.
"Ada berapa orang di mobil? tanya polisi," kata seseorang aparat yang lakukan pengecekan.
"Empat orang," jawab perempuan bercadar tersebut.
Sebanyak 4 buah handphone diduga milik orang-orang yang berada di dalam mobil turut diamankan polisi. Satu buah kantong plastik putih berisi pakaian juga turut diperiksa.
Belum diketahui penyebab sejumlah orang tersebut diamankan. Setidaknya ada 3 orang laki-laki dan satu orang perempuan bercadar tadi diamankan polisi.
Baca Juga: Pengacara HRS: Jaksa Bernafsu Penjarakan Habib Rizieq Lebih Lama
"Ada empat (yang diamankan). Mobilnya di bawa ke Polres (Metro Jakarta Timur)," kata seorang petugas kepolisian di lokasi.
Untuk diketahui, eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab kembali akan menjalani sidang dengan perkara swab test RS UMMI di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (3/6/2021). Rizieq akan menghadapi sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum atau JPU.
"Sidang dengan nomor perkara 223 (terdakwa eks Dirut RS UMMI Andi Tatat), 224 (terdakwa Hanif Alatas), dan 225 (terdakwa Rizieq) dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa digelar Kamis 3 Juni 2021," kata Alex saat dikonfirmasi, Jumat (28/5/2021).
Berita Terkait
-
Pengacara HRS: Jaksa Bernafsu Penjarakan Habib Rizieq Lebih Lama
-
Resmi Ajukan Banding Terkait Vonis Kasus Petamburan, Rizieq Siapkan Ini
-
Habib Rizieq Kembali Jalani Sidang Perkara Swab Test di RS Ummi Bogor
-
Pekan Lalu Divonis 2 Kasus Kerumunan, Hari Ini Rizieq Bakal Dituntut Jaksa Kasus Swab
-
Kembali Jalani Sidang, Rizieq akan Hadapi Tuntutan Jaksa di Kasus Swab RS UMMI
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir