News / Nasional
Selasa, 03 Februari 2026 | 15:03 WIB
Kepala BNN Komjen Pol Suyudi saat RDP dengan Komisi III DPR RI, Selasa (3/2/2026). (bidik layar video DPR RI)
Baca 10 detik
  • BNN memaparkan 773 kasus narkoba, termasuk 63 jaringan terorganisir nasional dan internasional, di hadapan Komisi III DPR RI.
  • Pengungkapan kasus tersebut menghasilkan penangkapan 1214 tersangka dan penyitaan narkotika dalam jumlah besar.
  • BNN berhasil memusnahkan 12,78 hektare ladang ganja dalam operasi yang menghasilkan total 109,8 ton ganja basah.

Suara.com - Badan Narkotika Nasional menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran gelap narkotika di tanah air. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026), Kepala BNN Komjen Pol Suyudi memaparkan pencapaian besar instansinya dalam kurun waktu terakhir.

Dalam laporannya, Komjen Pol Suyudi mengungkapkan keberhasilan BNN dalam memetakan dan memutus rantai distribusi narkoba, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Capaian di bidang pemberantasan yaitu pertama kami telah mengungkap 773 kasus tindak pidana narkoba dan psikotropika termasuk di dalamnya membongkar 63 jaringan peredaran terorganisir yang terdiri dari 56 jaringan sindikat narkotika nasional dan 7 jaringan sindikat internasional," papar Suyudi di hadapan anggota Komisi III DPR RI.

Dari ratusan kasus yang diungkap tersebut, BNN berhasil meringkus ribuan orang yang terlibat dalam sindikat barang haram tersebut.

Jumlah barang bukti yang disita pun sangat fantastis, mencakup berbagai jenis narkotika mulai dari sabu hingga ketamin.

"Dengan mengamankan sebanyak 1214 tersangka, dari pengungkapan kasus tersebut BNN telah menyita sejumlah barang bukti narkotika di antaranya sabu seberat 4,01 ton. 2,19 ton ganja. 2.06 ton ganja sintesis. Pil ekstasi sebanyak 365 ribu butir, kokain seberat 4,7 kilo serta ketamin seberat 1,2 ton," ujarnya merincikan.

Tak hanya menyasar peredaran produk jadi, BNN juga melakukan langkah progresif dengan memusnahkan sumber produksi narkotika di hulu.

Suyudi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan operasi besar-besaran terhadap ladang ganja di berbagai wilayah.

"BNN juga telah memusnahkan 12,78 hektare ladang ganja pada 14 operasi dengan berat tanaman ganja basah mencapai 109,8 ton atau 224.500 batang," pungkasnya.

Baca Juga: Rudianto Lallo Apresiasi Keberanian BNN Bongkar Kampung Narkoba di Jakarta

Load More