- BNN memaparkan 773 kasus narkoba, termasuk 63 jaringan terorganisir nasional dan internasional, di hadapan Komisi III DPR RI.
- Pengungkapan kasus tersebut menghasilkan penangkapan 1214 tersangka dan penyitaan narkotika dalam jumlah besar.
- BNN berhasil memusnahkan 12,78 hektare ladang ganja dalam operasi yang menghasilkan total 109,8 ton ganja basah.
Suara.com - Badan Narkotika Nasional menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran gelap narkotika di tanah air. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026), Kepala BNN Komjen Pol Suyudi memaparkan pencapaian besar instansinya dalam kurun waktu terakhir.
Dalam laporannya, Komjen Pol Suyudi mengungkapkan keberhasilan BNN dalam memetakan dan memutus rantai distribusi narkoba, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Capaian di bidang pemberantasan yaitu pertama kami telah mengungkap 773 kasus tindak pidana narkoba dan psikotropika termasuk di dalamnya membongkar 63 jaringan peredaran terorganisir yang terdiri dari 56 jaringan sindikat narkotika nasional dan 7 jaringan sindikat internasional," papar Suyudi di hadapan anggota Komisi III DPR RI.
Dari ratusan kasus yang diungkap tersebut, BNN berhasil meringkus ribuan orang yang terlibat dalam sindikat barang haram tersebut.
Jumlah barang bukti yang disita pun sangat fantastis, mencakup berbagai jenis narkotika mulai dari sabu hingga ketamin.
"Dengan mengamankan sebanyak 1214 tersangka, dari pengungkapan kasus tersebut BNN telah menyita sejumlah barang bukti narkotika di antaranya sabu seberat 4,01 ton. 2,19 ton ganja. 2.06 ton ganja sintesis. Pil ekstasi sebanyak 365 ribu butir, kokain seberat 4,7 kilo serta ketamin seberat 1,2 ton," ujarnya merincikan.
Tak hanya menyasar peredaran produk jadi, BNN juga melakukan langkah progresif dengan memusnahkan sumber produksi narkotika di hulu.
Suyudi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan operasi besar-besaran terhadap ladang ganja di berbagai wilayah.
"BNN juga telah memusnahkan 12,78 hektare ladang ganja pada 14 operasi dengan berat tanaman ganja basah mencapai 109,8 ton atau 224.500 batang," pungkasnya.
Baca Juga: Rudianto Lallo Apresiasi Keberanian BNN Bongkar Kampung Narkoba di Jakarta
Berita Terkait
-
Rapat Bersama DPR, PPATK: Transaksi Judi Online di Indonesia Berhasil Ditekan Selama 2025
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Digerebek di Fly Over Hingga Kontrakan, Polda Metro Sikat Jaringan Sabu 5,3 Kg di Tangsel
-
Komisi III DPR RI: Reformasi Polri dan Kejaksaan Tak Cukup Regulasi, Butuh Perubahan Kultur
-
Onadio Leonardo Ungkap Pelajaran Berharga usai Jalani Rehabilitasi Narkoba
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement