Suara.com - Aksi pencurian HP di sebuah toko kelonting viral di media sosial. Pelaku berpura-pura menggaruk kakinya sambil membawa kabur HP yang ditaruh di dasbor motor.
Video rekaman pencurian HP itu terekam dalam kamera CCTV toko kemudian diunggah oleh akun Instagram @ragam_peristiwa.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di kawasan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo.
"Hati-hati lur, pencurian HP terjadi di Kawasan Pajang, Kecamatan Laweyan," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Kamis (3/6/2021).
Dalam video tersebut, tampak korban sedang berbelanja kebutuhan rumah tangga di sebuah toko kelontong.
Pelaku yang berjumlah dua orang, yakni seorang pria dan wanita tampak berhenti di depan toko kelontong itu dengan menggunakan sepeda motor.
Pelaku wanita yang mengenakan masker dan jaket berwarna biru turun dari motor. Ia tampak mengawasi situasi sekitar.
Saat itu, toko kelontong tersebut cukup ramai didatangi pembeli. Kesempatan tersebut yang tak disia-siakan oleh pelaku.
Setelah mengamati beberapa saat dan memastikan situasi aman, pelaku berpura-pura menunduk menggaruk kakinya.
Baca Juga: Komplotan Rampok Sadis Ditangkap, Kerap Incar Target dan Tanpa Ragu Tusuk Leher Korban
Sembari menggaruk, tangannya tampak masuk merogoh ke dalam dasbor motor dan langsung membawa kabur HP di dalamnya.
Usai menguasai HP tersebut, pelaku langsung menghampiri temannya yang menunggu di kejauhan dan tancap gas melarikan diri.
Kapolsek Laweyan, AKP Bobby Anugerah membenarkan aksi pencurian yang terekam dalam CCTV tersebut.
Hingga kini korban belum melaporkan aksi pencurian tersebut, meski demikian polisi mulai melakukan penyelidikan atas kasus pencurian itu.
"Kami imbau masyarakat jangan meninggalkan barang berharga di kendaraan motor atau mobil. Selain ada niat, pelaku ada kesempatan," ujarnya dikutp dari Solopos.com -- jaringan Suara.com.
Aksi pencurian yang terekam dalam CCTV itu viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Banyak warganet mengingatkan untuk berhati-hati menyimpan barang berharga di kendaraan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Audiensi 7 Pemda, Wamensos Agus Jabo Tekankan Dinsos Ujung Tombak Pemutakhiran Data
-
Ketua IDAI Yakin Mutasi dari RSCM ke RS Fatmawati adalah Hukuman karena Kritis ke Pemerintah?
-
Bukan Cuma Partai di Senayan, Komisi II DPR Bakal Libatkan Partai Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
KPK Bicara Soal Potensi PT Bluray Jadi Tersangka Korporasi dalam Kasus Bea Cukai
-
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk
-
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI