- Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek lokasi peredaran obat ilegal di Tanah Abang pada Rabu malam, 27 Mei 2026.
- Polisi menyita 1.802 butir obat keras dan uang tunai hasil transaksi dari tiga tersangka yang kini ditahan pihak berwajib.
- Penyidik terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan pemasok utama sesuai Undang-Undang Kesehatan nomor 17 tahun 2023 yang berlaku.
Suara.com - Malam Rabu (27/5/2026) di kawasan padat Tanah Abang berubah mencekam saat aparat Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggelar operasi serentak.
Operasi bermula dari laporan warga yang resah atas maraknya peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Berawal dari informasi masyarakat, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penyelidikan dan penindakan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran obat keras ilegal," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung, Kamis (28/5/2026).
Penggerebekan dilakukan serentak di Jalan KS Tubun IV Petamburan, Jalan Jati Baru Raya Kampung Bali, serta sebuah toko di Jalan Lontar, Kebon Kacang.
Dari ketiga lokasi itu, polisi menyita total 1.802 butir obat keras berbagai jenis, termasuk Heximer, Tramadol, Trihexyphenidyl, Xanax, Dumolid, Alprazolam, hingga pil Double Y.
Turut disita uang tunai Rp218 ribu yang diduga merupakan hasil transaksi penjualan obat-obatan ilegal tersebut.
Tiga tersangka yang dibekuk masing-masing berinisial A (38), RAD (33), dan K (43), kini menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat.
Reynold menegaskan komitmen jajarannya untuk tidak berhenti pada tiga tersangka ini saja.
"Kami berkomitmen menindak tegas segala bentuk peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat. Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok dan peredarannya," ujarnya.
Baca Juga: Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
Ketiganya dijerat Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, sebagaimana disesuaikan dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.
Reynold turut mengajak masyarakat menjadi mata dan telinga aparat dalam memberantas peredaran gelap obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar mereka."Peran aktif masyarakat sangat kami butuhkan," tandasnya.
Berita Terkait
-
OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon
-
Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Apa Larangan pada Hari Tasyrik? Ini Amalan yang Dianjurkan
-
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
-
Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump