Suara.com - SMA Negeri 70, Bulungan, Jakarta Selatan menjadi posko pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Suku Dinas Pendidikan Wilayah II, Jakarta Selatan. Pendirian posko tersebut bertujuan untuk melayani orang tua siswa yang mengalami kesulitan dalam pendaftaran PPDB Online.
Pantauan Suara.com di lokasi, ada sejumlah orang tua murid yang datang ke posko tersebut. Mereka yang datang berasal dari beberapa wilayah yang berada di Jakarta Selatan.
Ada orang tua murid yang datang sendiri, ada pula yang mengajak anaknya. Tidak hanya itu, informasi mengenai PPDB 2021 berbentuk spanduk juga terpasang di halaman SMA Negeri 70.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administratif Jakarta Selatan, Abdul Rahem mengatakan, sejak kemarin, Senin (7/6/2021) total sudah ada 71 orang tua murid yang datang ke posko yang berada di SMA Negeri 70. Terkait jumlah orang tua murid yang datang pada hari ini, jumlahnya masih dalam proses penghitungan.
"Sampai hari ini orang yang hadir ke sini sekitar 71 sampai kemarin, kalau hari ini belum kerekap," ungkap Rahem di lokasi, Selasa (8/6/2021).
Dijelaskan Rahem, kebanyakan aduan yang masuk dari orang tua murid adalah sulitnya melakukan mengkases website pendaftaran PPDB. Atas hal tersebut, maka pendaftaran PPDB jalur prestasi hingga 11 Juni 2021 mendatang.
"Kalau dari kemarin masalah tidak bisa masuk akunnya. Itu memang benar secara teknisi kami lagi maintenance, bahkan kami ada kebijakan, karena ada hal krodit kemarin, kami perpanjang sampai tanggal 11, jadi kami tidak ingin merugikan masyarakat," jelasnya.
Diperpanjang karena Masalah Sistem
Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta kembali memperpanjang masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi. Sebab, portal PPDB, ppdb.jakarta.go.id untuk melakukan pendaftaran masih dalam perbaikan.
Baca Juga: Daftar SMA Terbaik di Jakarta Timur, Nomor Satu SMAN Unggulan M.H. Thamrin
Humas Disdik DKI, Taga Radja Gah mengatakan penghentian akses sementara untuk melakukan pengajuan akun pendaftaran PPDB berlangsung selama 10,5 jam. Selama masa itu, akan dilakukan optimalisasi sistem PPDB.
"Sehubungan dengan Optimalisasi Sistem PPDB Online, pengajuan akun akan dihentikan sementara mulai hari selasa dari Pukul 01.30 S/D 12.00 WIB," ujar Taga kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).
Nantinya setelah perbaikan selesai, diharapkan tidak ada lagi masalah pelambatan karena traffic yang begitu tinggi. Masyarakat yang mengikuti PPDB bisa dengan lancar mengakses portal PPDB.
"Setelah proses optimalisasi selesai, dapat melakukan pengajuan akun kembali," katanya.
Imbas dari penghentian akses untuk pengajuan akun, Taga menyebut pihaknya memutuskan untuk kembali memperpanjang masa pendaftaran PPDB jalur prestasi ini selama satu hari lagi.
"Waktu pendaftaran akan diperpanjang sampai dengan hari Jumat tanggal 11 Juni 2021 Pukul 14.00 WIB," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Portal PPDB DKI Terus Bermasalah, Gubernur Anies Bersama Dirut Telkom Turun Tangan
-
Daftar SMA Terbaik di Jakarta Timur, Nomor Satu SMAN Unggulan M.H. Thamrin
-
Daftar SMA Terbaik di Jakarta Pusat untuk Acuan PPDB DKI Jakarta Ajaran 2021/2022
-
PPDB Depok Tingkat TK dan SD Offline, SMP Online Cek di Sini
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian