Suara.com - Teknisi maskapai penerbangan Qantas sepertinya memiliki rutinitas baru dalam melakukan perawatan rutin armadanya yang diparkir di Gurun Mojave.
Menyadur ABC News Selasa (08/06), mereka kini selalu memastikan agar pesawat yang sedang 'istirahat' itu tak menjadi sarang ular derik atau rattle snake.
Selain ular derik, pesawat juga sering menjadi rumah yang nyaman bagi kalajengking lokal yang tak kalah berbisa. Teknisi mengatakan, mahluk beracun itu sering berada di roda pesawat.
"Daerah ini terkenal dengan 'rattlers' yang bersemangat yang suka meringkuk di sekitar ban karet yang hangat dan di roda dan rem pesawat," kata Tim Heywood, manajer Qantas untuk teknik di Los Angeles.
Untuk memastikan pesawat aman dari ular, mereka kini memiliki peralatan ekstra berapa gagang sapu yang dipakai untuk mengusir ular dari pesawat.
"Setiap pesawat memiliki 'wheel whacker' sebagai bagian dari kit teknik, lengkap dengan registrasi masing-masing pesawat yang tertulis di atasnya," katanya.
"Hal pertama yang kami lakukan sebelum membuka adalah memulai inspeksi darat mulai dari roda. Berjalan di sekitar pesawat, menghentakkan kaki kami dan mengetuk roda dengan wheel whacker untuk membangunkan dan menakuti ular," katanya.
"Kami telah menemukan beberapa ular derik dan juga kalajengking, tetapi wheel whacker melakukan tugasnya dan mereka kabur."
A380, yang dalam keadaan normal jarang akan menghabiskan lebih dari satu hari di darat, masih membutuhkan perawatan yang cukup besar selama waktu istirahat mereka.
Baca Juga: Sarang Ular Cobra Ditemukan di Banyuasin, Isinya Mengejutkan
Selain pemeriksaan roda pendarat, pemeliharaan meliputi penutup kursi dengan terpal plastik; menerapkan film pelindung pada kemudi, jendela kabin, roda, ban dan kaki roda pendarat; dan memasang saluran masuk pada badan pesawat untuk menghindari serangga, burung, dan kelelawar bersarang.
Dibangun di bekas pangkalan angkatan udara, Bandara Logistik California Selatan menawarkan langit cerah dan kelembaban rendah, menjadikannya tempat penyimpanan yang ideal untuk armada A380 Qantas, serta pesawat dari maskapai lain di seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!