Suara.com - Seorang bocah berumur 3 tahun di India membuat warganet gemas karena kemandiriannya. Menyadur Indian Express Kamis (10/06), gadis bernama Lipavi ini mengalami gejala flu dan berinisiatif jalan kaki untuk konsultasi dengan dokter.
Hebatnya, ia tak mengajak orangtuanya untuk mengantar ke dokter. Ketika ayah dan ibunya pergi bertani, Lipavi jalan kaki sendirian ke puskesmas Hebolimi di Ghathashi Tehsil, distrik Zunheboto, Nagaland.
Ia mengagetkan semua orang dan seorang warganet mengunggah fotonya yang menggemaskan sedang melakukan konsultasi dengan dokter di Twitter.
Benjamin Yepthomi, Presiden Negara Bagian BJYM, Nagaland menyoroti hal ini dan menandai Perdana Menteri Narendra Modi dan Menteri Kesehatan Dr Harsh Vardhan di tweetnya.
"Staf medis mendapat kejutan yang menyenangkan ketika Lipavi yang berusia 3 tahun, datang ke pusat kesehatan."
"Dia dilaporkan memiliki gejala flu tapi karena orangtuanya pergi ke sawah, dia memutuskan untuk datang sendiri untuk pemeriksaan. di Puskesmas."
“Pada saat orang dewasa enggan menguji diri mereka & divaksinasi, Lipavi kecil, dalam kepolosannya, menunjukkan jalan ke depan kita semua. Tanggung jawab adalah kebutuhan saat ini.”
Warganet yang terkesan dengan gadis itu namun beberapa ada yang khawatir karena bocah 3 tahun itu pergi seorang diri. "Itu di desa terpencil, hanya berjalan kaki dari rumah," tulis Yepthomi menjelaskan.
Baca Juga: Nonton Balap Liar, Bocah 11 Tahun di Sumut Tewas Ditabrak
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi