Suara.com - Polres Metro Setiabudi meringkus dua pelaku pencurian di sebuah apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan yang dilakukan pada bulan Mei 2021. Kedua pelaku yang ditangkap itu berinsial BY (26) dan FQ (30).
Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Rinaldo Aser mengatakan, kedua pelaku sehari-hari bekerja sebagai tukang renovasi di salah satu unit di apartemen tersebut.
Niat jahat duet BY dan FQ rupanya perlahan timbuk tatkala melihat unit di sebelah ada yang kosong tanpa penghuni.
Dilanjutkan Rinaldo, kedua pelaku melakukan pencurian secara bertahap. Mulai dari barang-barang kecil hingga barang-barang dengan volume besar.
"Melihat unit apartemen disebelahnya dalam kondisi kosong mereka ini melakukan pencurian, masuk ke unit apartemen tersebut kemudian secara bertahap melakukan pencurian. Mulai dari barang yang kecil sampai barang cukup besar," kata Rinaldo di Mapolsektro Setiabudi, Senin (14/6/2021).
Korban pemilik unit apartemen yang disantroni kedua pelaku itu baru menyadari jika barang-barangnya dicuri setelah menerima e-mail pemberitahuan.
Dalam surat elektronik itu disebutkan telah terjadi perubahan nama akun dalam website penghuni apatemen tersebut.
Selanjutnya korban mendatangi unit apartemennya. Tiba di lokasi, korban pun dibuat tercengang lantaran barang-barang di unit apartemennya sudah dalam kondisi berantakan.
Tak hanya itu, korban juga mendapati ada sejumlah barang yang raib. Atas kejadian tersebut, korban langsung membikin laporan ke Polsek Metro Setiabudi pada Senin (10/5/2021) bulan lalu.
Baca Juga: Sempat DPO, Satu Terduga Teroris Serahkan Diri ke Polsek Setiabudi
Mendapat laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan. Hingga akhirnya, kedua pelaku berhasil diringkus di dua lokasi yang berbeda.
Pelaku BY dicokok di kawasan Kembangan, Jakarta Barat pada 8 Juni 2021, sedangkan LQ ditangkap di sebuah indekos di kawasan Menteng Atas, Setiabudi pada 7 Juni 2021.
Modus
Rinaldo mengatakan, kedua pelaku kerap menggunakan modus mengaku sebagai pemilik unit apartemen kepada pihak keamanan. Oleh sebab itu, duet maut ini bisa leluasa mencomot barang yang ada di unit apartemen tersebut.
"Pelaku ini pura-pura mengaku kepada sekuriti sebagai pemilik apartemen. Oleh karena itu, mereka leluasa keluar masuk apartemen membawa barang-barang curian mereka," beber dia.
Kepada polisi, kedua pelaku mengaku telah beraksi sejak bulan Maret 2021. Karena asyik mencuri barang-barang kecil, keduanya berlanjut mencuri barang-barang besar.
Berita Terkait
-
Sempat DPO, Satu Terduga Teroris Serahkan Diri ke Polsek Setiabudi
-
Buronan Teroris Nouval Farisi Menyerahkan Diri ke Polsek Setiabudi
-
Bunuh Remaja yang Sahur di Setiabudi, 4 Anggota Geng Motor Ditangkap
-
Sandiaga Uno Langsung Ganti Ponsel Imam Tarawih yang Dicuri
-
Rumah Sandiaga Uno Dibobol Maling saat Tarawih, Ponsel Mahal Raib
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan
-
Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis
-
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini
-
Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang
-
Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer
-
Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
-
Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata
-
Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL
-
Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi
-
Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan