Suara.com - Seorang warganet menceritakan aksi tetangganya yang mencuci baju di teras rumah. Aksinya itu membuat geram.
Dalam sebuah video yang beredar di jejaring media sosial terlihat air bekas cucian tampak menggenang di tengah jalan.
Berdasarkan si pengunggah video tersebut, hal itu akibat aksi tetangganya yang kerap mencuci baju di teras rumah.
Air bekas cucian itu sampai mengalir di tengah jalan perkampungan.
Tak hanya itu, air bekas cucian tersebut sampai hampir masuk ke rumah milik si pemilik video.
"Ngontrak di rumah petak mungil, tetangga gue memilih nyuci baju di teras," ujarnya, dikutip Suara.com.
Dalam video yang beredar, tampak guyuran air bekas cucian itu mengalir di tengah jalan.
Sementara itu, di depan rumah tersebut tidak ada saluran air sehingga membuat air bekas cucian itu menggenang di tengah jalan.
Usut punya usut, hal tersebut kerap ditemui setiap hari.
Baca Juga: Jangan Kaget! Aksi Tetangga Tutup Pagar Rumah Tanpa Merepotkan
"Setiap hari adalah tsunami limbah cucian di depan rumah gue," curhatnya.
Penampakan itu pun membuat warganet lainnya merasa heran. Mereka ikut memberikan komentar terkait hal tersebut.
"Lapor rt atau rw sana mungkin? Aneh juga limbah nyucinya kemana kemana astaga," balas warganet.
"Dia kira jalan milik dia kali," timpal warganet.
"Lama-lama jalannya lumutan tuh," komentar warganet.
"Sumpah parah banget. Jalannya kan jadi licin kalau dia nggak siram pakai air biasa lagi," ujar warganet.
Berita Terkait
-
Jangan Kaget! Aksi Tetangga Tutup Pagar Rumah Tanpa Merepotkan
-
Karung Misterius Dilempar ke Sebuah Rumah, Isinya Bikin Penasaran
-
Viral Video Tanah Parkiran Ambles, Mobil Mendadak Hilang Tenggelam
-
Wali Kelas Dapat Kado HP dari Murid, HP-nya Dibegal saat Live Instagram
-
Kencing Sembarangan di Pinggir Jalan, Pria Ini Ditembak Mati oleh Warga
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah