Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria memperlihatkan kamarnya yang mengahdap langsung ke area pemakaman viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah di media sosial Tiktok pada Minggu (13/6/2021) tampak seorang pria merekam video dari dalam jendela kamarnya.
Dari jendela kamar tersebut, terlihat area pemakaman yang di beberapa sudutnya terlihat batu nisan sebagai tanda bahwa di tempat itu telah dimakamkan seseorang.
Pria tersebut mengaku selalu menutup jendela kamarnya saat kumandang azan maghrib. Meskipun begitu ia akan membukanya lagi jika sudah malam.
"Oke guys, udah waktunya tutup jendela dulu, nanti kalau dah malam baru buka, (sekarang) dah maghrib," ujar pria dalam video tersebut.
Di videonya yang lain, pria tersebut membuktikan perkataannya. Ia membuka jendela saat suasana sudah gelap gulita.
Alasannya membuka jendela saat malam hari adalah untuk memperoleh udara segar dari luar.
"Bila udara dalam bilik ini sudah tersa panas, aku akan buka jendela agar udara dari luar bisa masuk," ujarnya.
Karena sudah terbiasa hidup berdampingan dengan batu nisan di lahan pemakaman itu, pria tersebut tampak tak merasa takut ketika harus membuka jendela di malam hari.
Baca Juga: Tempat Foto Pengantin Sempit, Saksi Nikah sampai Tahan Jendela di Kepala
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku ketakutan jika harus tinggal di kamar yang menghadapa langsung ke kuburan.
Ada juga warganet yang menyebut dengan tinggal berdekatan dengan kuburan, maka akan selalu ingat akan masa depan.
"Kalau aku auto pindah rumah," ujar salah seorang warganet.
"Auto ngaji selalu," sambung warganet lain.
"Baru bangun tidur eh malah neglihat masa depan," tulis salah satu warganet.
"Masa depan ada di depan mata," tulis warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral Guru Ngemis Agar Lengkapi Tugas Sekolah, Warganet Soroti Perilaku Muridnya
-
Viral Potret Galon Berubah Bentuk Usai Dipakai, Publik: Lagi Capek Mungkin
-
Tempat Foto Pengantin Sempit, Saksi Nikah sampai Tahan Jendela di Kepala
-
Tak Mau Dipegang dan Dibantu Jalan karena Takut Covid-19, Nenek Ini Terpaksa Merangkak
-
Ponselnya Rusak, Cara Driver Ojol Beri Pesan ke Pelanggan Bikin Haru
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut