Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Kelurahan Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan memberlakukan jam malam di RT06/RW01 yang masuk ke dalam zona merah COVID-19 selama masa pembatasan skala mikro.
"Seluruh areal masuk RT 06 ini akses masuknya cuma satu, keluar masuk diperketat, penjagaan dari petugas tiga pilar tiap malam," kata Kepala Polsek Cilandak Komisaris Polisi Agung Permana di Gandaria Selatan, Selasa.
Adapun petugas tiga pilar yang melakukan penjagaan di lingkungan tersebut adalah personel Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP Kelurahan Gandaria Selatan.
Mereka bertugas bergiliran selama 24 jam dibagi dalam tiga waktu tugas atau sif masing-masing delapan jam.
Dia menjelaskan warga di lingkungan tersebut tidak bisa bebas keluar masuk dengan batasan waktu hingga 20.00 WIB kecuali kebutuhan mendesak.
Pasalnya, lanjut dia, ada 16 orang positif COVID-19 di permukiman warga di Jalan Madrasah itu dengan tiga orang di antaranya dirawat di rumah sakit dan sisanya menjalani isolasi mandiri.
Petugas, kata dia, akan memberikan teguran keras jika ada warga setempat yang melanggar aturan pembatasan tersebut.
"Yang masuk ditanya dulu dan dicek suhu tubuh. Kalau melanggar kami berikan teguran keras. Kalau tidak diintervensi, maka kasus akan terus bertambah," imbuh Agung.
Sementara itu, Camat Cilandak Mundari mengatakan di wilayahnya jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 436 kasus, sebanyak 51 di antaranya berada di Kelurahan Gandaria Selatan.
Baca Juga: 3 Kelurahan di Jaksel Zona Merah Covid-19: Gandaria Selatan, Jagakarsa dan Petogogan
Di Cilandak, kata dia, hanya RT06/RW01 di Jalan Madrasah, Gandaria Selatan yang tercatat masuk zona merah karena 16 warga positif COVID-19 dalam satu lingkungan.
"Kami tetap terus memantau dan memperkuat masalah 'lockdown' mikro dengan berbagi tugas dengan warga juga selama 24 jam dibagi tiga sif," katanya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Gandaria Selatan Putri Atmayanti dalam kesempatan yang sama menambahkan dari 75 RT di kelurahan itu sebanyak 55 RT masuk zona hijau, zona kuning mencapai 17 RT, zona oranye ada dua RT dan zona merah ada satu RT per Selasa ini.
Adapun pengelompokan zona hijau, kata dia, berarti tidak ada kasus positif COVID-19 kemudian zona kuning artinya satu sampai dua rumah penghuninya positif COVID-19 tiap RT.
Kemudian, zona oranye yakni kasus positif ditemukan di tiga hingga lima rumah dalam satu RT dan zona merah lebih dari lima rumah dalam satu RT.
"Di Gandaria Selatan kebanyakan klaster keluarga, sumbernya mobilitas tinggi misalnya para karyawan yang kontak dengan rekan kerja positif kemudian ke rumah menukarkan ke keluarganya," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan