Suara.com - Polisi meringkus ratusan orang diduga simpatisan Habib Rizieq Shihab jelang sidang vonis perkara tes swab RS Ummi Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Beberapa di antaranya yang ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam.
Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma menyebut hingga kekinian ada 200 massa simpatisan Habib Rizieq yang telah diamankan. Mereka dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Timur.
"200 orang lebih. Ada yang bawa sajam (senjata tajam)," kata Satria saat dikonfirmasi, Kamis (24/6/2021).
Satria tak merinci secara detil berapa jumlah senjata tajam yang disita. Namun, salah satunya disebutkan senjata tajam tersebut merupakan jenis pisau.
"Pisau," katanya
Bentrok
Massa pendukung Habib Rizieq sebelumnya dilaporkan terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang berjaga di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Jurnalis Suara.com, Arga melaporkan secara langsung situasi di lokasi. Berdasar pengamatannya bentrokan terjadi tepatnya di flyover Penggilingan. Terlihat massa simpatisan Habib Rizieq melempari batu ke arah aparat kepolisian.
Selanjutnya, aksi itu dibalas oleh polisi dengan menembakan water canon. Sebagian massa pun berhasil dipukul mundur. Akibat kondisi tersebut, akses menuju flyover Penggilingan kini ditutup.
Baca Juga: Ricuh, Sidang Vonis Diwarnai Aksi Lempar Batu Pendukung Rizieq Shihab
Berita Terkait
-
Sidang Vonis Habib Rizieq Diwarnai Bentrokan, Simpatisan Lempari Polisi Pakai Batu
-
Simpatisan Ditangkap Polisi saat Bentrok, Kubu Rizieq: Kami Menyesalkan!
-
Massa Habib Rizieq Terus Berdatangan ke PN Jaktim, Pengacara Minta Sidang Dipercepat
-
Masih Mencekam! Ratusan Simpatisan Rizieq Tetap Bertahan di Dekat Flyover Pondok Kopi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan
-
Ucap Syukur Istri Hogi Minaya Usai DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Alhamdulillah Kami Dapat Keadilan
-
Pramono Anung Blak-blakan di Depan Gubernur Lemhannas: Ada Pihak yang Ingin Jakarta Tetap Banjir!
-
KPK Telusuri Pengumpulan Uang dari Calon Perangkat Desa Terkait Dugaan Pemerasan Pengisian Jabatan
-
Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Ipar Prabowo Curhat Pernah Dipecat dari Jabatan Gubernur BI
-
Tanggapi Pernyataan Noel Soal Purbaya Bakal 'Di-Noel-kan', Ketua KPK: Kita Tak Pernah Target Ini Itu
-
Ketua DPRD DKI Minta 13 Sungai Jakarta Dikeruk hingga 5 Meter untuk Halau Banjir