Suara.com - Beredar sebuah video menampilkan seorang pria yang memakai seragam satpam tampak menendang penyandang disabilitas.
Video berdurasi sekitar 20 detik itu viral dan mencuri perhatian publik.
Berdasarkan narasi, peristiwa tersebut terjadi di sekitar pajak Simpang Limun, Medan, Sabtu (26/6/2021).
Pria yang memakai seragam satpam itu tampak menganiaya dan menendang seorang pria yang merupakan disabilitas.
Dalam video yang beredar, kejadian tersebut disaksikan oleh sejumlah orang yang berada di lokasi.
Aniaya Penyandang Disabilitas
Berdasarkan tayangan video, satpam tersebut tampak mengejar pria yang merupakan penyandang disabilitas.
Pria tersebut tampak mengenakan baju berwarna abu-abu dan memakai topi.
Satpam tersebut terdengar berteriak dan memanggil pria disabilitas itu.
Baca Juga: Keterlaluan, Oknum Satpam Tendang Penyandang Disabilitas di Pajak Medan
Dia pun mencoba kembali mengejar pria tersebut. Namun, aksinya digagalkan warga sekitar.
Melihat keduanya, warga langsung melerai satpam dan pria penyandang disabilitas tersebut.
Penyebab
Dilansir Suarasumut.id--jaringan Suara.com, seorang tukang parkir bernama Sariman mengaku tidak mengetahui penyebab satpam tersebut menganiaya penyandang disabilitas.
"Nggak tahu persis kenapa (penganiayaan), tapi kejadiannya sekitar pukul 09.30 Wib," katanya.
Sariaman mengaku spontan melerai saat pelaku menendang korban. Ia mengaku iba dengan kondisi korban yang mengalami kekurangan.
Berita Terkait
-
Viral Cumi-cumi Jadi Bahan Masturbasi, Warganet Auto Ogah Makan Cumi
-
Keterlaluan, Oknum Satpam Tendang Penyandang Disabilitas di Pajak Medan
-
Viral Aksi Maling Gagal Dapatkan Motor Incarannya, Malah Dapat Hadiah 'Tendangan Si Madun'
-
Viral Foto Lawas Mbah Maridjan Bawa Megafon, Banjir Doa Warganet
-
Pria Numpang Tidur di Rumah Pacar, Langsung Ambil Bantal Bak Rumah Sendiri
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar