Suara.com - Anissa Pohan, istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dinyatakan positif covid-19.
Dalam keterangan tertulis, Rabu (30/6/2021), AHY mengungkapkan dirinya, istri, dan anak-anak kekinian menjalani isolasi mandiri.
"Kami semua, termasuk saya sendiri, harus isolasi mandiri. Anissa, istri saya, kemarin dinyatakan positif covid-19 setelah tes PCR. Kini dia terus dipantau Dokter Gobind," kata AHY.
Ia menjelaskan, kondisi Annisa Pohan kekinian stabil meski dinyatakan positif covid-19.
AHY meminta doa dari publik agar Annisa Pohan cepat pulih.
"Alhamdulillah, sementara ini kondisinya stabil. Kami sekeluarga memohon doa agar Ibu Annisa bisa segera sembuh dan beraktivitas kembali."
AHY menjelaskan, dirinya dan keluarga juga senantiasa mendoakan agar semua kader dan pengurus Partai Demokrat, serta publik selalu sehat dan saling membantu pada era pandemi covid-19.
"Kita semua turut bersimpati dan mendoakan yang terbaik untuk kader Demokrat yang berjuang melawan covid-19. Bahkan ada yang dalam kondisi kritis seperti Mbak Jane Shalimar," kata AHY.
Baca Juga: Tanggapi Ocehan Ruhut Soal Presiden 3 Periode, Demokrat: Itu Suara Penghamba Kekuasaan!
Berita Terkait
-
Tanggapi Ocehan Ruhut Soal Presiden 3 Periode, Demokrat: Itu Suara Penghamba Kekuasaan!
-
Demokrat Minta Pemerintah Karantina Pulau Jawa, Jibriel: Khawatir Negara Bakal Kolaps
-
Makin Panas! Kubu KLB Moeldoko ke Kubu AHY: Ikuti Saja Proses Hukum, Jangan Tebar Fitnah!
-
Minta Pulau Jawa Lockdown Total, DPP Demokrat: Biaya Lockdown Lebih Murah Dari PPKM Mikro
-
Masih Mau Jadi Ketum Demokrat, Anak Buah AHY: Moeldoko Gila Kekuasaan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara