Suara.com - Seorang pria yang sukses sulap lantai rumah menjadi mewah baru-baru ini menjadi viral. Pasalnya, pria ini berhasil membuat lantai mewah dengan modal murah meriah.
Ia membagikan tips ini dalam akun TikTok miliknya. Hingga berita ini dibuat, video dirinya membuat lantai mewah murah itu telah disaksikan 17 juta kali dan mendapatkan lebih dari 950 ribu tanda suka.
"Bagus gak guys?," tanyanya dalam caption TikTok seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (1/7/2021).
Pria ini mengatakan pembuatan lantai mewah ini menggunakan karpet plastik bermotif vinyl. Ia mengungkap harga karpet itu setengah meter hanya Rp25 ribu saja.
Karpet plastik itu sendiri terlihat seperti lantai kayu yang kekinian. Sang pria mengatakan jika motif karpet itu seperti lantai-lantai ala Korea.
"Ubah lantai mewah dengan 25 ribu. Buat kalian yang belum punya dana buat beli lantai parket atau vinyl sticker yang lagi hits itu, pakai karpet plastik vinyl," kata pria itu dalam video.
"Aku saranin kalian beli karpet motif vinyl ini. Ini karpet ala korea harganya murah cuma 25 ribu per setengah meter," lanjutnya.
Lebih lanjut pria itu menceritakan awalnya ia memesan motif berwarna abu-abu. Namun, penjual salah kirim dan yang datang justru motif kayu berwarna cokelat.
Beruntung, penjual mau memberikan garansi. Pria ini sendiri pun mengaku tidak menyesal karena lantai kamarnya menjadi sangat elegan.
Baca Juga: Cover Lagu Slow Dancing In A Burning Room, Rose BLACKPINK Tuai Pujian John Mayer
"Sebenernya aku itu pesennya warna abu, tapi penjual salah kirim. Tapi baiknya mereka mau ganti 50 persen dari pembiayaan aku hlo," jelasnya.
Terlihat, karpet plastik itu sudah menempel di rumahnya. Lantai pun terlihat seolah terbuat dari kayu dan sama sekali tidak nampak seperti karpet plastik.
"Nah ini penampakannya setelah dipasang. Bagus kan? Gak keliatan karpet plastik?," pungkasnya.
Tips dan rekomendasi dari pria ini langsung mendapatkan banjir komentar dari warganet. Banyak dari mereka yang menceritakan kelebihan hingga kekurangan menggunakan karpet plastik itu.
"Guys beneran loh karpet plastik gini lebih gampang pasangnya. Kalau mau lebih awet dan gak lembab bisa ditempel pakai lem fox PVAC yang dicampur air sebelum dipasang," saran warganet.
"Kurang rekomen kakak. Itu nonton kotorannya numpuk di bawah si karpet dan ya bakal jadi sarang bermacam hewan dan tungau," kata warganet.
Berita Terkait
-
Cover Lagu Slow Dancing In A Burning Room, Rose BLACKPINK Tuai Pujian John Mayer
-
6 Potret Ica Maysha, Viral di TikTok Berkat Lagu 'Welcome to Indonesia'
-
Pesan Nasi Goreng Lewat Aplikasi Ojol, Pembeli Malah Disuruh Racik Sendiri
-
Ditonton 11 Juta Kali, Viral Detik-detik Cewek Ketemu 'Kembaran': Malu Banget!
-
Viral Curhatan Nakes di Kota Batu, Disuruh Kerja Meski Ada yang Terpapar Covid-19
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor
-
Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?