Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali mulai berlangsung pada Sabtu (3/7/2021). Menurut laporan dari berbagai daerah yang menerapkannya, PPKM Darurat berjalan lancar dan tertib.
Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi menyampaikannya dalam konferensi pers secara virtual.
"Dari berbagai laporan yang dihimpun dari lapangan sampai dengan sore ini, pemberlakukan PPKM darurat berjalan dengan lancar tertib dan sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021," kata Jodi, Sabtu ini.
Dia meyakini kalau masyarakat Indonesia sudah siap mematuhi dan melaksanakan sejumlah ketentuan selama PPKM Darurat diberlakukan.
Kemudian terdapat 13.282 orang yang sudah dinyatakan sembuh. Namun kasus aktif masih berada di angka 281.677 pasien. Jodi menekankan bahwa kondisi tersebut memaksakan seluruh pihak untuk mengendalikan penularan virus.
Karena itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah pun akhirnya menyepakati terkait monitoring kegiatan masyarakat harus dilakukan hingga level kecamatan.
"Kegiatan yang harus dimonitor terdapat dalam Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021, sesuai arahan Menko Maritim dan Investasi, pelajari dan pelaksanakan," katanya.
PPKM Darurat masih terus akan berjalan hingga 20 Juli 2021. Dia berpesan kepada pemerintah daerah serta aparat di lapangan untuk segera mengevaluasi, apabila masih ada hal-hal yang terjadi tidak sesuai dengan instruksi PPKM Darurat.
"Dan dapat segera melakukan intervensi untuk mengoreksi."
Baca Juga: Suasana Kawasan Malioboro di Hari Pertama PPKM Darurat, Tampak Lengang
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif