Suara.com - Sebuah curahan hati pilu seorang wanita tentang pernikahannya belakangan ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Bukan tanpa alasan, persiapan pernikahan yang hampir selesai itu kini tidak memiliki kejelasan akibat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dimulai tanggal 3 Juli lalu.
Persiapan telah selesai
Dalam video singkat yang dibagikan melalui akun TikTok pribadi, terlihat kolase foto dan video persiapan pernikahan sang wanita. Rencananya, mereka akan menikah pada tanggal 11 Juli 2021 mendatang.
Mereka telah melakukan sesi foto pre-wedding. Fitting baju pun telah dilaksanakan. Tak lupa, mereka juga telah memilih cincin pernikahan.
Video singkat ini kemudian viral dan disaksikan lebih dari 3 juta pengguna dalam waktu 16 jam saja.
Terkena Covid-19
Ditengah persiapan pernikahannya, sang pemilik akun harus menerima cobaan yakni terpapar virus corona. Hal tersebut membuatnya harus menjalani isolasi secara mandiri.
"H-1 bulan aku dinyatakan positif," ujarnya seperti dikutip oleh Suara.com.
Baca Juga: Selain Lurah di Depok, Pesta Nikah di Hari Pertama PPKM Darurat juga Terjadi di Jakarta
Karena sakit, ia harus merepotkan sang kekasih untuk membelikannya makanan dan minuman setiap hari. Harapannya saat sakit hanya satu, yakni ingin cepat sembuh agar bisa kembali mempersiapkan pernikahannya.
Ketika sang pemilik akun sudah sembuh, ia kembali melanjutkan persiapan pernikahannya. Undangan dan kartu souvenir pun sudah jadi.
Baju untuk Bridesmaid sudah dibagikan. Tak lupa, makanan untuk para tamu undangan sudah selesai dipilih.
Terakhir, baju-baju untuk para saudara terlihat rapi berjajar berwarna merah muda.
Sayangnya, rencana pernikahan mereka harus terhenti karena diadakannya PPKM. Wanita itu pun kaget dan tak tahu harus berbuat apa.
"Dan nggak bisa ngomong apa-apa lagi," tulisnya.
Respons warganet
Melihat video tersebut, para warganet pun turut memberikan komentar.
"Sabar ya cantik, rencana Allah lebih indah dari ekspektasi manusia," ujar warganet.
"Ya nikahan penghulu aja dulu mbak, yang penting sah ketimbang nggak jadi," saran warganet.
"Akupun nikah tanggal 11 Juli, nyesek sekali yaaa kak, hanya bisa pasrah sama keadaan," tambah yang lain.
"Sama mbak. Semua mengalami gitu. Aku tanggal 7 Agustus aja mau nikah semuanya dah lengkap tapi ya itu pasrah aja," pungkas warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta