Suara.com - Berbagai rumah sakit di Jakarta dan kota lainnya mengalami lonjakan pasien covid-19. Lonjakan pasien tersebut membuat daya tampung pasien di rumah sakit over capacity, sehingga dengan berbagai upaya setiap rumah sakit melakukan berbagai cara.
Di Rumah Sakit Haji Jakarta yang terletak di Jalan Raya Pondok Gede misalnya harus meminjam ruang arafah milik Kementerian Agama yang terletak di Asrama Haji Pondok Gede bersebelahan dengan RS Haji Jakarta.
"Bila di RS lain harus membuat tenda-tenda darurat untuk menampung pasien, di tempat kami Alhamdulillah tidak perlu membuat tenda darurat karena bisa meminjam ruangan Arafah di gedung Wisma Haji," kata Arman Budianto salah satu tenaga kesehatan di RS Haji Jakarta yang juga menjabat Ketua Serikat Pekerja Rumah Sakit Haji Jakarta, Minggu (4/7/2021).
Lebih lanjut, Arman mengatakan yang menjadi masalah adalah ketika beban kerja bertambah karena jumlah pasien covid terus bertambah di luar kapasitas kamar, namun tenaga kesehatan yang menangani tidak ditambah dan cenderung berkurang.
"Akibatnya para nakes mengalami kelelahan dan tidak sedikit yang akhirnya juga terpapar covid 19," ungkapnya.
Di sisi lain, Muhamad Rusdi selaku Presiden Director Indonesia Worker Humanity (IWH) mengatakan bahwa kita harus memperhatikan kondisi para nakes yang saat ini sedang berjuang melawan Covid-19.
Lebih lanjut, Rusdi menambahkan bahwa para nakes adalah Pahlawan bangsa yang menjadi ujung tombak dan garda terdepan dalam melawan wabah Covid-19.
"Terlebih ketika di beberapa Rumah sakit dan Instansi kesehatan lainnya yang menangani Covid ada sekitar 10 persen nakesnya terpapar covid akibat kelelahan dan tingkat stres yang cukup tinggi," ucapnya.
Baca Juga: Terekam CCTV, Ini Kronologi Pasien Covid-19 Kabur lalu Meninggal di Selokan RSUD Wonosari
Berita Terkait
-
Pasien Covid-19 Terus Melonjak, Bagaimana Stok Obat-obatan dan Alkes di RS?
-
Angka Kematian Nakes Cukup Tinggi, Perlunya Vaksinasi Ketiga Khusus Nakes
-
Pemakaman Protap Covid-19 Meroket, Pemprov DKI Tambah Petugas di TPU
-
Terekam CCTV, Ini Kronologi Pasien Covid-19 Kabur lalu Meninggal di Selokan RSUD Wonosari
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan