News / Metropolitan
Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB
Ilustrasi teror pocong. [Suara.com/ AI)
Baca 10 detik
  • Polda Banten mengintensifkan patroli kewilayahan untuk merespons keresahan masyarakat akibat viralnya isu konten pocong palsu di media sosial.
  • Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menegaskan bahwa konten tersebut tidak benar dan bertujuan memicu kepanikan warga di wilayahnya.
  • Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada terhadap kejahatan, serta segera melapor ke nomor 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Banten beserta jajaran Polres bergerak cepat merespons keresahan warga terkait isu kemunculan "pocong palsu".

Guna mencegah pihak-pihak tak bertanggung jawab memanfaatkan situasi, patroli kewilayahan kini kian diintensifkan di seluruh titik rawan.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menegaskan bahwa konten pocong palsu yang viral di media sosial adalah informasi yang tidak benar.

Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang sengaja disebarkan untuk memicu kepanikan.

"Kami tidak ingin keresahan masyarakat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lainnya. Karena itu, kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan lingkungan," ujar Kapolda di Serang, Senin.

Meski isu tersebut menyebar luas, Hengki menjamin situasi di wilayah hukum Polda Banten tetap kondusif. Penambahan personel patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk memberikan rasa aman maksimal bagi publik.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak panik, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," kata dia.

Irjen Pol Hengki juga berpesan agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak ikut menyebarkan konten yang belum terverifikasi.

"Masyarakat kami minta tetap tenang. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam," pungkas Kapolda. (Antara)

Baca Juga: Bukan Hantu atau Begal! Pocong Bikin Resah Warga Ciputat Tiap Malam Ternyata Pengamen

Load More