Suara.com - Aksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memarahi HRD perusahaan non esensial karena membuka kantor selama PPKM Darurat telah menjadi sorotan. Terbaru, salah satu perusahaan tersebut, PT Equity Life Indonesia mengeluarkan klarifikasi jika perusahaannya masuk dalam sektor esensial.
Hal itu tentunya memicu perdebatan mengenai kemarahan Anies. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando pun menyindir Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu karena dinilai memarahi perusahaan sektor esensial.
Melalui akun Twitternya, Ade mengaku takut dosa jika menertawakan sikap Anies Baswedan. Ia bahkan menyentil Anies sebagai "gubernur magang".
"Takut dosa ah ngetawain kebodohan gubernur magang," sindir Ade di Twitter seperti dikutip oleh Suara.com, Rabu (7/7/2021).
Dalam cuitannya ini, Ade turut membagikan tangkapan layar sebuah cuitan sebuah akun warganet. Akun ini menjelaskan jika PT Equity Life merupakan perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang masuk dalam sektor usaha esensial.
"Tadi siang Pak @aniesbaswedan sidak dan marah-marah di PT Equity Life. Ternyata PT Equity Life adalah perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, yang termasuk sektor usaha esensial," jelas akun itu.
"Menurut peraturan (perusahaan sektor esensial) dibolehkan untuk tetap beroperasi. Duh pak, bisa kerja gak sih, jadi salah yakan," lanjutnya.
Sentilan Ade ke Anies sendiri telah di-retweet hingga 300 kali dan mendapatkan lebih dari 1.300 tanda like. Warganet juga ramai mengomentari cuitan itu dengan berbagai pandangan.
Sebagian warganet membela sikap Anies memarahi perusahaan, apalagi salah satu pekerja sedang hamil tapi tetap masuk kantor. Sedangkan yang lainnya nampak mendukung pernyataan Ade.
Baca Juga: Kapolda: Penambahan Titik Penyekatan Kurangi Volume Kendaraan di Jakarta
"Hadewww. Ketawain aja diri sendiri bung, tuh ada ibu hamil tetap dipekerjakan, jumlah yang kerja juga melampaui. Ah, sudahlah," kritik warganet.
"Ternyata pendukung pelanggar PPKM banyak disini. Pantes Covid gak kelar-kelar," tambah yang lain.
"Kalau saya sih gak mikirin dosa apalagi soal surga neraka, mas bro. Selagi masih hidup sebagai manusia biasa maka tertawalah selama tertawa itu sehat (lahir dan batin) dan tak dilarang serta tak bayar pajak ini," komen warganet.
"Kalau saya yang jadi kepala disitu udah saya balikin, Bapak jangan marah-marahin saya dulu. Bapak tahu aturannya atau tidak," tambah lainnya.
"Boleh beroperasi dengan kapasitas 50 persen, tapi kalau ruangan yang kerja full 100 persen ya pelanggaran!," tegur warganet.
"Kalau aku warga DKI pasti malu banget. Untungnya aku warga luar DKI," sindir warganet.
Berita Terkait
-
Kapolda: Penambahan Titik Penyekatan Kurangi Volume Kendaraan di Jakarta
-
Kabar Gembira! Penerima BST dan PKH Dapat Tambahan Beras 10 Kg
-
Belum Mau Minta Bantuan Asing, Airlangga Sebut Indonesia Mampu Atasi Ledakan Covid-19
-
Jalan Protokol Surabaya Ditutup 24 Jam Full Selama PPKM Darurat, Ini Daftar Titiknya..
-
Bubarkan Hajatan Lurah Pancoran Mas saat PPKM Darurat Berlaku, Polisi: Undangan 1500 Orang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji
-
Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake
-
Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan
-
Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini
-
4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik
-
Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri
-
Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas