Suara.com - Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan kasus Covid-19 yang menyasar pada anak-anak dan ibu hamil melonjak. Untuk itu ia mengimbau pada masyarkat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.
"Untuk tetap di rumah saja, terutama pada kelompok usia anak-anak dan ibu hamil, mengingat kasus pada kelompok ini cenderung meningkat," ujar Nadia dalam jumpa pers, Rabu (7/7/2021)
Nadia menyebut vaksinasi yang ada saat ini belum dapat diberikan kepada anak-anak di bawah 12 tahun dan ibu hamil.
Sehingga yang terpenting kata Nadia, yakni perlindungan dalam menjalankan protokol kesehatan.
Sebelumnya satgas Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 34.379 orang pada Rabu (7/7/2021).
Sehingga total kasus menembus 2.379.397 orang.
Kemudian pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 1.040 orang meninggal.
Sehingga total menjadi 62.908 jiwa meninggal dunia.
Selanjutnya sebanyak 14.835 orang yang sembuh. Sehingga total menjadi 1.973.888 orang yang dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Bikin Anies Ngamuk, Equity Life Bantah Suruh Ibu Hamil Masuk Kantor: Dia Lagi Ngurus Cuti
Sementara kasus aktif naik 18.504 menjadi 343.101 orang, dengan jumlah suspek mencapai 93.407 orang.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 di Solo Melonjak, Gibran Siapkan Tempat Isolasi Khusus Ibu Hamil dan Anak
-
Anies Ngamuk Ibu Hamil Kerja, Refrizal: Gubernur Indonesia, 2024 Jadi Presiden
-
Bikin Anies Ngamuk, Equity Life Bantah Suruh Ibu Hamil Masuk Kantor: Dia Lagi Ngurus Cuti
-
Kasus Harian Tembus 31 Ribu, Satgas Covid-19: Kenaikan Infeksi Masih Akan Terjadi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut