Suara.com - Aksi seorang mbah kakung yang berniat menyawer biduan menjadi viral. Pasalnya, aksinya itu gagal total karena langsung dihampiri mbah putri yang diduga istrinya sendiri.
Momen yang menjadi viral itu dibagikan oleh seorang pengguna TikTok. Hingga berita ini dibuat, video itu telah disaksikan lebih dari 27 juta kali dan mendapatkan 1,1 juta tanda suka dari warganet.
Dalam video, terlihat mbah kakung itu sudah naik ke panggung karena berniat menyawer biduan. Namun aksinya digagalkan oleh sang istri yang ikut naik ke panggung sambil mengamuk.
"Mau nyawer jadi gagal gara-gara mbah putri datang," tulis keterangan video seperti dikutip oleh Suara.com, Sabtu (10/7/2021).
Tanpa malu, sang istri mengamuk dan menampar suaminya itu di atas panggung saat para biduan sedang bernyanyi. Ia seolah tidak peduli jika aksinya ditonton para tetangga yang datang di acara tersebut.
Sontak, biduan yang berada di panggung berusaha menenangkan dengan bahasa daerah yang sopan santun. Ia meminta sang bapak untuk turun dari panggung dan meminta maaf kepada para hadirin.
"Mohon maaf buat semuanya bapak ibu. Silahkan turun bapak. Turun dulu. Ini kita hanya meramaikan acara. Buat semuanya, bapak ibu mohon maaf ya," kata salah satu biduan.
Namun, ibu itu terus mengamuk dan memarahi suaminya. Ia bahkan terus melayangkan pukulan dan mendorong tubuh suaminya dengan begitu gemas.
Sementara mbah kakung itu hanya tertawa dan berusaha menangkis pukulan yang dilayangkan istrinya. Namun, dampratan mbah putri yang brutal membuatnya tidak bisa berkutik.
Baca Juga: Pelaku Pencuri Pocong Akhirnya Diciduk Polisi, Motifnya Bikin Tepuk Jidat
Sang istri akhirnya turun meninggalkan suaminya yang masih di atas panggung sambil melontarkan berbagai ancaman dan menunjuk-nunjuk. Seorang warga pun berusaha menenangkan ibu itu dan membawanya keluar.
Amukan istrinya di depan umum itu akhirnya membuat mbah kakung tersebut mati gaya di atas panggung. Ia terlihat kebingungan lantaran biduan juga sudah menyuruhnya turun.
Momen tidak menyenangkan itu langsung ramai dikomentari warganet oleh beragam pendapat. Mereka menuliskan berbagai komentar kocak sampai prihatin setelah menonton video itu.
"Kok begitu isterinya, zalimi suaminya begitu," tegur warganet.
"Alamat sih mbah kakung," komen warganet.
"Kasihan bapaknya," sahut warganet.
"Pasti disuruh tidur diluar itu," celutuk warganet.
"Tidak layak bagi seorang istri main hakim sendiri," tegur warganet.
"Kok gitu dihadapan umum sama suami," tambah yang lain.
"Suami yang teraniaya," kata warganet.
"Langsung gak dikasih jatah," canda warganet.
Mengenal Tradisi Nyawer
Tradisi nyawer merupakan salah satu budaya masyarakat yang masih berlangsung di Indonesia hingga saat ini. Budaya ini berasal dari Sunda yang kemudian meluas di Jawa.
Nyawer berasal dari kata ‘sawer’ dalam bahasa Indonesia, yang diartikan sebagai kegiatan melempar uang, beras, dan sebagainya. Biasanya, tradisi nyawer melempar atau memberikan uang dilakukan saat pernikahan berlangsung atau kepada biduan di panggung.
Konon, menaburkan benda-benda tersebut dapat memberikan petunjuk kepada kedua calon mempelai agar dapat menjalankan kehidupan rumah tangga yang bahagia. Selain itu, kegiatan nyawer juga bisa menjadi pengingat pasangan agar senantia bersedekah kepada orang yang membutuhkan.
Biasanya, kegiatan nyawer menggunakan uang koin yang dicampur dengan beras. Namun, ada juga yang menggunakan uang kertas dan bahkan menambahkan permen.
Tidak ada waktu khusus untuk melakukan nyawer karena kegiatan ini bisa dilakukan di siang, sore, bahkan malam hari. Tetapi, kebanyakan nyawer dilakukan saat matahari masih bersinar, supaya uang yang dilempar dapat terlihat dan mudah untuk diambil.
Nyawer juga merupakan salah satu media yang mempererat kebersamaan. Tradisi tersebut mengajarkan cara untuk berbagi dengan sesama, serta mengajarkan bahwa sebagai makhluk Tuhan, sudah sepatutnya untuk selalu bersyukur kepada-Nya akan setiap hal yang diraih.
Berita Terkait
-
Pelaku Pencuri Pocong Akhirnya Diciduk Polisi, Motifnya Bikin Tepuk Jidat
-
Ditonton 28 Juta Kali! Pemuda Ngeprank Ibu Mau Pergi Mabuk, Reaksi Bunda Meresahkan
-
Heboh Sosok dr Lois Tak Percaya Covid-19, Video Debat Panas dengan Hotman Paris Viral
-
Viral Lagi, Cara Nenek Ini Pakai Masker Bikin Makan Warganet Tersedak
-
Ingin Icip Croffle Viral Tanpa Antre, Sarwendah Undang Pemilik Dear Butter ke Rumah
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto