Suara.com - Pihak Vatikan mengumumkan Paus Fransiskus harus menjalani operasi usus di rumah sakit. Dan kini, sang paus telah dinyatakan mulai bekerja sembari melalui tahap pemulihan.
Melansir laman VOA Indonesia, Minggu (11/7/2021), Vatikan pada Sabtu (10/7/2021) waktu setempat mengatakan, Paus Fransiskus mulai melanjutkan pekerjaan secara bertahap selama proses pemulihan dari operasi usus.
Paus Fransiskus sudah dapat berjalan dan makan dengan dibantu oleh para pembantunya. Selain itu, menurut Vatikan, tes darah Paus juga menunjukkan hasil yang memuaskan.
Paus berusia 84 tahun itu berada di rumah sakit setelah menjalani operasi selama tiga jam untuk mengangkat sebagian usus besarnya pada Minggu, 4 Juli 2021. Menurut Vatikan, usus besar Paus telah mengalami penyempitan yang parah.
Ini adalah pertama kalinya Fransiskus dirawat di rumah sakit sejak ia menjadi paus pada 2013.
Vatikan telah mengumumkan bahwa Fransiskus akan menyampaikan doa dan Misa Minggu siangnya dari lantai 10 Rumah Sakit Gemelli.
Berita Terkait
-
Pasca Jalani Operasi Usus Besar, Paus Fransiskus dalam Kondisi Baik
-
Tuai Kritik, Baju Seksi Kim Kardashian saat Kunjungi Vatikan Ternyata Penuh Makna
-
Spiderman Datangi Paus Fransiskus di Tahta Suci Vatikan, Beri Hadiah Topeng
-
Remaja Edit Video Paus Fransiskus Ditangkap, Ujung-ujungnya Minta Maaf
-
CEK FAKTA: Viral Foto Paus Fransiskus Bawa Patung Presiden Jokowi Disalib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka