Suara.com - Sebuah video memperlihatkan aksi Satpol PP Kota Bogor menegur pedagang saat PPKM Darurat mencuri perhatian publik.
Dalam video yang beredar, Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyach tampak mendatangi para pedagang saat melakukan PPKM Darurat.
Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @satpolpp_kotabogor. Dalam video tersebut, aksi Agus mendapatkan pujian dari publik.
Pasalnya, Satpol PP itu bertindak tidak hanya menegur pedagang, namun mereka juga membagikan sembako.
Teguran pun dilakukan dengan sopan. Mereka diingatkan kembali terkait peraturan selama PPKM Darurat.
Tegur Pedagang
Dalam video tersebut, Agus terlihat mendatangi satu per satu pedagang kaki lima.
Dia menanyakan kabar dan meminta pedagang untuk bersabar menghadapi pandemi covid-19.
"Apa kabar? Gimana? Sepi ya? Sabar-sabar dulu, ya," ujarnya, dikutip Suara.com.
Baca Juga: Viral Pelanggan Tak Sengaja Makan Babi saat Order via Ojol, Malah Bikin Netizen Kesal
Pedagang pun mengira awalnya Satpol PP akan meminta mereka untuk segera menutup dagangan.
Akan tetapi, Agus justru membiarkan pedagang tersebut tetap berjualan sampai waktu yang ditentukan selama PPKM Darurat.
Dia juga meminta agar pedagang dapat disiplin melakukan peraturan selama diberlakukannya PPKM Darurat.
Ia mengingatkan kembali untuk tidak melayani pembeli yang makan di tempat.
Bagikan Sembako
Setelah menegur dan mengingatkan pedagang terkait peraturan selama PPKM Darurat, Agus juga memberikan bingkisan berupa sembako.
Berita Terkait
-
Hari Pertama Penyekatan PPKM Darurat di Padang, 600 Kendaraan Putar Balik
-
Bantu Tetangga Isoman, Kocak Dukuh di Bantul Heboh Semangati Warganya
-
Viral Pelanggan Tak Sengaja Makan Babi saat Order via Ojol, Malah Bikin Netizen Kesal
-
Catat! Mulai Jam 8 Malam Portal di Lingkungan Kota Bogor Digembok
-
PPKM Darurat Diperpanjang? Begini Penjelasan Surat Telegram Kapolda Jatim
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek