Suara.com - Eks Ketua DPR RI Setya Novanto kembali menjadi sorotan publik karena kedapatan membawa ponsel di Lapas Sukamiskin. Peristiwa Setya Novanto tertangkap membawa handphone yang viral di media sosial.
Terkait hal itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Bandung Elly Yuzar mengakui jika foto Setnov Setya Novanto yang terlihat seperti membawa ponsel terjadi saat Hari Raya Idul Adha 2020 lalu.
"Iya (foto di lapas), waktu itu suasana Idul Adha," kata Elly menjawab pertanyaan Antara, kemarin.
Menurut Elly, peristiwa itu terjadi pada Idul Adha karena nampak ada beberapa foto lainnya dalam kejadian itu yang menunjukkan ada panggangan daging.
"Mereka mengatakan kalau foto ini seingat mereka waktu Idul Adha tahun lalu, kata mereka. Kita kan memotong hewan kurban, itu cerita dari mereka," kata Elly.
Dalam foto yang beredar di media sosial itu, eks Ketua DPR RI yang akrab disapa Setnov itu nampak seperti memiliki dua ponsel.
Dia difoto dalam kondisi duduk bersama narapidana lainnya yakni eks Wali Kota Bandung Dada Rosada dan narapidana lainnya.
Terkait munculnya foto tersebut, Elly mengaku sudah menegur Setnov bahwa perbuatan tersebut merupakan pelanggaran aturan bagi warga binaan di Lapas Sukamiskin.
"Sudah kita ingatkan itu pelanggaran walaupun kejadiannya sudah lama, ke depannya jangan terulang kembali," kata Elly. (Antara)
Baca Juga: KPK Jebloskan Eks Direktur PTDI Budi Santoso ke Lapas Sukamiskin
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal