Suara.com - Aktor Ari Wibowo menantang orang-orang yang tidak mempercayai adanya Covid-19 untuk menjadi relawan tenaga kesehatan merawat pasien Covid-19.
Tantangan itu disampaikan oleh Ari Wibowo melalui akun Instagram miliknya @ariwibowo_official. Ia mengunggah sebuah foto berisi pengumuman pembukaan relawan tidak percaya Covid-19.
"Pembukaan relawan tidak percaya Covid untuk Anda yang memilih berbeda," demikian isi tulisan dalam foto yang diunggah Ari Wibowo, Sabtu (24/7/2021).
Pengumuman tersebut ditujukan bagi orang-orang yang menganggap Covid-19 merupakan konspirasi global, hoaks hingga menolak divaksin.
"Berlaku untuk yang anggap Covid adalah konspirasi global, hoaks dan anti vaksinasi," tulisnya.
Dalam foto tersebut, disebutkan ada tiga tugas para relawan yang tidak mempercayai adanya Covid-19.
Pertama, relawan membantu nakes membungkus jenazah pasien Covid-19. Kemudian membantu proses pemakaman pasien Covid-19 yang wafat.
Terakhir, relawan akan membantu memasang ventilator pasien Covid-19.
Relawan juga dibebaskan untuk tidak memakai masker dan tidak divaksin selama menjalankan tugas sebagai relawan.
Baca Juga: Insentif Nakes Belum Dibayar, Wali Kota Bekasi: Kita sedang Hadapi yang Krusial
"Bebas untuk tidak pakai masker dan anti vaksin selama bertugas," tulisnya.
Pengumuman dari Ari Wibowo tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Banyak rekan artis lainnya yang ikut mengomentari unggahan Ari Wibowo. Salah satunya artis Popi Sovia yang membalas unggahan tersebut dengan memberikan emoji api terbakar, jari metal dan emoji orang tertawa hingga mengeluarkan air mata.
Ada pula penyanyi jebolan Indonesia Idol 7, Regina Ivanova yang membalas unggahan dengan memberikan emoji api berkobar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh