Suara.com - Beredar sebuah video memperlihatkan sepasang pengantin yang berada di Puskesmas.
Mereka tampak masih mengenakan baju pengantin dan riasan seperti mempelai pada umumnya.
Video tersebut beredar di jejaring media sosial. Video itu diunggah oleh akun @yu**_****1.
Dituliskan dalam video yang beredar, kedua mempelai diarak di Puskesmas lantaran belum tes swab.
Penghulu yang hendak menikahkan keduanya pun terpaksa tidak mau melanjutkan acara.
Kedua mempelai tersebut diminta untuk melakukan tes swab terlebih dahulu.
Diarak di Puskesmas
Dalam video tersebut, terlihat mempelai wanita masih mengenakan gaun pengantin berwarna putih.
Mempelai wanita terlihat ditemani seorang perempuan di sampingnya.
Baca Juga: Viral Pasien Covid-19 Diseret Paksa dan Dikeroyok di Tengah Jalan
Mereka tampak berada di sebuah Puskesmas untuk melakukan tes swab.
Selain itu, terdapat mempelai pria yang juga masih mengenakan peci dan baju pengantin berwarna putih.
Keduanya diarahkan untuk menuju ke sebuah ruangan untuk melakukan tes swab.
Dituliskan dalam video tersebut, kedua mempelai tersebut hendak melakukan prosesi akad nikah.
Akan tetapi, penghulu tidak mau melanjutkan acara karena kedua mempelai tidak memiliki surat keterangan bebas covid-19.
"Jadi pasangan ini mau nikah hari ini tapi penghulu nggak mau mulai karena belum ada kartu swab dari dua mempelai dan saksi. Jadilah mereka diarak ke Puskesmas dulu buat swab," tulis akun tersebut, dikutip Suara.com.
Berita Terkait
-
Studi Kanada: Satu Dosis Vaksin AstraZeneca Beri Perlindungan 70 Persen!
-
Peneliti Temukan Vaksin Sinopharm China Tidak Efektif Pada Lansia
-
Ini Data COVID-19 Selama PPKM Level 4, Akan Dilonggarkan Atau Diperpanjang Lagi?
-
Menohok! Kritik Rocky Gerung Soal Jokowi Cari Obat Ke Apotek: Siap-siap Kalian Meninggal
-
Pemuda Nongkrong Bawa Jajanan Babi, Auto Diketawain Satu Tongkrongan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional