Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan pendistribusian obat pemulihan untuk pasien Covid-19 merata untuk seluruh apotek di wilayah tanah air. Hal itu seiring dengan sidak yang dilakukan Presiden Jokowi, di mana Jokowi tidak mendapati obat terapi Covid-19 di sebuah apotek di Bogor.
Dalam sambungan telepon dengan Jokowi, Menkes mengatakan ketersediaan obat ada untuk sejumlah apotek besar semisal Kimia Farma Century, Guardian, K24. Obat juga bisa dicek melalui daring.
Namun menurut Melki ketersediaan obat pemulihan Covid-19 harus dipastikan terdistribusi tidak hanya kepada sejumlah apotek yang disebutkan Menkes, melainkan ke apotek lain di seluruh Indonesia.
Ini kata Melki, bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pasokan obat, tanpa harus mencari apotek tertentu yang kemungkinan tidak ada di wilayah tempat tinggal mereka.
"Sekarang bagaimana Menkes dan jajaran memperluas bagaimana seluruh apotek memiliki (stok) sehingga ketersediannya tersebar merata dan bisa diakses seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali," kata Melki kepada wartawan, Senin (26/7/2021).
Melki berujar perluasan distribusi obat itu pula yang menjadi pesan Jokowi dalam sidak yang ia lakukan ke salah satu apotek di Bogor. Di mana distribusi obat tidak hanya berbicara mengenai lingkup Jabodetabek saja melainkan skala yang lebih luas, yakni dari Sabang sampai Merauke.
"Itu lihatnya dari Sabang-Merauke, Miangas-Pulau Rote, itulah kalau saya lihat Presiden ingin memberikan pesan pada kita semua kepada Menkes kepada jajaran, kepada seluruh rakyat Indonesia, kepada seluruh pedagang farmasi dari mulai produksi atau yang membeli di luar negeri, didistribusi sampai tingkat retail di apotek itu," kata Melki.
"Itu semua harus berpikir dalam konteks kita ini punya wilayah luas, jangan berpikir yang terbatas aja, kita harus melihat keseluruhan ya," Melki menambahkan.
Jokowi Telepon Menkes
Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengetahui sejumlah obat terapi Covid-19 tidak tersedia di pasaran.
Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Pasien Covid-19 yang Harus ke RS
Hal itu ia lakukan usai mengecek langsung ketersediaan stok obat di salah satu apotek di Bogor.
"Pak, ini saya cek ke apotek di Bogor. Saya cari obat antivirus Oseltamivir, nggak ada. Cari lagi, obat antivirus yang Favipiravir juga nggak ada, kosong. Saya cari yang antibiotik, Azithromycin, juga nggak ada," tanya Jokowi kepada Budi dalam sambungan telpon dalam video yang diunggah di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (23/7/2021).
Bahkan Jokowi juga menyebut bahwa stok obat antivirus sudah tak tersedia selama seminggu. Selain itu juga ia tak menemukan adanya vitamin D3 5000.
"Stok nggak ada sudah seminggu lebih. Terus vitamin D3 yang 5000 juga nggak ada," kata dia.
Mantan Gubernur DKI itu mengatakan dirinya hanya mendapatkan multivitamin.
"Iya ini saya yang dapat hanya multivitamin. Yang mengandung zinc. Hanya itu. Suplemen juga, suplemen ini ada yang D3 nya ada tapi hanya yang 1000. Hanya dapat yang ini saja. Vitamin D3 yang 1000. Kemudian yang suplemen yang kombinasi multivitamin ada. Jadi yang lain-lain yang obat antivirus, antibiotik nggak ada semuanya," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar
-
AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran
-
Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar
-
Tak Bisa Kabur! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicegah ke Luar Negeri
-
Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran
-
27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band
-
ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!
-
Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang