Suara.com - Seorang driver ojol atau ojek online mengeluhkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM diperpanjang yang membuatnya kesulitan mendapatkan pesanan.
Ia menyuarakan keluhan tersebut dengan memasang tulisan di bagian belakang motornya yang digunakan untuk bekerja mendapatkan pesanan.
Penampakan driver ojol yang memasang tulisan di belakang motornya itu diunggah oleh salah satu akun Twitter.
"Ya Allah PPKM diperpanjang, hubunganku dan dia tak lagi panjang," demikian tulisan di belakang motor seperti dikutip Suara.com, Kamis (29/7/2021).
Si driver ojol juga mengeluhkan ia kesulitan mendapatkan pesanan. Ia mengibaratkan mencari pesanan bak open BO alias membuka jasa prostitusi.
Pasalnya, kini ia merasakan mencari pesanan sama seperti aktivitas prostitusi yang harus bersembunyi ketika ada patroli.
"Ya Tuhan, cari orderan saja kayak open BO takut sama patroli. Dari kami beban keluarga," imbuhnya.
Tulisan di belakang motor tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Beragam komentar dari warganet langsung membanjiri kolom komentar akun tersebut.
Baca Juga: Pengantin Gelar Pernikahan Tanpa MUA dan Dekorasi, Hasil Riasan Jadi Sorotan
Banyak warganet turut bersimpati dengan nasib para ojol yang ikut terdampak akibat perpanjangan PPKM.
PPKM Jawa-Bali Resmi Diperpanjang
Seperti yang telah diinformasikan, pemerintah resmi memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Jawa-Bali mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Kendati demikian, pemerintah juga menerapkan PPKM Level 3 untuk daerah tertentu.
Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 dan Level 3 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.
Inmendagri itu diteken Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta, Minggu (25/7/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga