Suara.com - Sekretariat Presiden meluncurkan pendaftaran upacara virtual dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-76 pada 17 Agustus 2021 mendatang.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya menyediakan kuota sebanyak 40 ribu bagi warga yang ingin mengikuti upacara virtual peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada pagi dan sore hari.
"Hari ini resmi diluncurkan pendaftaran HUT RI ke 76. Mohon disosialisasikan kepada masyarakat, mulai hari ini bisa dapat bisa mendaftar untuk bisa mengikuti upacara pagi hari maupun sore hari," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jumat (30/7/2021).
Dia juga menjelaskan, bagi 200 pendaftar pertama akan mendapatkan hadiah berupa uang edisi khusus Rp 75.000. Sehingga ia meminta masyarakat untuk segera mendaftarkan diri secara online.
"Bagi 200 peserta pendaftaran pertama akan diberikan hadiah. Jadi cepet-cepetan. Daftar hari ini, akan diberikan hadiah. Selamat mendaftar," ucap Heru.
Untuk pendaftaran, bisa dilakukan melalui laman pandang.istanapresiden.go.id. Masyarakat dapat mengisi form yang ada di situs tersebut dengan mengunggah KTP asli, SIM, Kartu Pelajar dan lainnya.
Di dalam form pendaftaran tersebut, masyarakat diminta mengisi dari mulai negara, provinsi, kabupaten/kota, nama lengkap, jenis kelamin, profesi, nomor whatsapp dan email yang masih aktif. Masyarakat yang mendaftar juga harus mengunggah foto kartu identitas dan swafoto dengan kartu identitas
Pada kesempatan yang sama, Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyebut kegiatan upacara virtual Peringatan HUT Kemerdekaan RI sudah dilakukan sejak 2020 lalu.
Sehingga Istana kembali membuka kesempatan untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi di acara peringatan HUT RI.
Baca Juga: Kemenparekraf Gelar Upacara HUT RI ke-75 di Gunung Papandayan
"Tahun ini kita buka lagi lebih banyak lagi. Tentunya dengan acara-acara yang sangat meriah. Kalau tidak mendaftar, rugi sekali. Jangan sampai ketinggalan. Kami hanya membatasi 40 ribu pendaftar saja. Segera siapkan HP dan KTP serta foto yang diambil swafoto," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta