Suara.com - Seorang pria di Selandia Baru dtuntut karena menggambar bentuk penis yang sangat besar di sekitar jalan berlubang di kota Auckland.
Menyadur Guardian Minggu (01/08) pria bernama Geoff Upson ini melakukan hal yang mencolok agar dewan kota memerbaiki jalan rusak tersebut.
"Saya muak menyebut transportasi Auckland," katanya. "Jadi yang saya lakukan adalah pergi dan menggambar penis dengan kesan seniman hebat."
“Bentang jalan dari sini ke ujung penis lainnya adalah 48 meter. Lebar antrean saya kira-kira 1,2 meter,” katanya.
Namun aksinya tak sesuai rencana, pria yang mulai melakukan aksinya sejak 2018 itu kini dituntut oleh polisi.
Ia menerima telepon dari polisi minggu lalu karena menimbulkan "risiko keselamatan dan gangguan bagi pengemudi dan berbahaya untuk dilakukan."
Upson memperkirakan telah menggambar sekitar 100 penis hingga saat ini.
Pada tahun 2019, dewan Middlesbrough di Inggris memperbaiki lubang dalam waktu seminggu setelah mereka dicap secara grafis, BBC melaporkan .
Ketika seorang pria Manchester menggambar penis untuk mencapai hasil yang sama pada tahun 2015, dewan bereaksi dengan marah, menyebut gambar itu sebagai aksi vandalisme yang cabul, bodoh, menghina dan buang-buang waktu.
Baca Juga: Keren! Negara Ini Gunakan Aplikasi Khusus untuk Laporkan Jalan Berlubang
Sebagai tanggapan, artis anonim itu mengatakan kepada BBC bahwa dewan pasti sangat bijaksana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Geger! Kambing Kurban Mati Dibuang di Trotoar Cempaka Putih, PPSU Turun Tangan
-
Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!