Kamp Sachsenhausen. [Soeren Stache/POOL/AFP]
Dey telah mengawaki sebuah menara di Kamp Stutthof di tempat yang saat itu diduduki Polandia.
Selama persidangan sembilan bulan, Dey mendengarkan pernyataan saksi tetapi mempertahankan bahwa dia telah dipaksa berperan sebagai penjaga di kamp dan tidak terlibat dalam pembunuhan.
Dalam pernyataan terakhirnya di pengadilan, dia mengatakan bahwa dia "terguncang" oleh keterangan saksi dan meminta maaf kepada "mereka yang mengalami kegilaan ini".
Namun, dia menambahkan bahwa dia belum mengetahui "tingkat kekejaman" sampai persidangan.
Komentar
Berita Terkait
-
Pamer Foto Nazi di Alat Kelamin, Seorang Tentara Austria Dibui 19 Tahun
-
Amerika Perbaiki Ruang Eksekusi Mati Mirip Era Nazi, Pakai Gas Beracun
-
Rekomendasi Film Tentang Nazi yang Wajib Ditonton!
-
Viral Warung Makan Pajang Foto Hitler, Publik Takut Salah Masuk Ruangan
-
Sinopsis Inglourious Basterds: Dongeng Kehancuran Nazi, Tonton di Netflix
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!