Suara.com - Beredar luas jadwal vaksinasi Covid-19 secara massal, mulai tanggal 2 hingga 6 Agustus 2021 di Royal Plaza Mal Surabaya.
Informasi itu dibagikan melalui sebuah poster yang beredar luas. Poster tersebut berisi informasi adanya program vaksinasi yang dilakukan mulai tanggal 2 sampai 6 Agustus 2021 di Royal Plaza Surabaya.
Vaksinasi akan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Dalam pelaksanaannyam peserta vaksin yang berdomisili di Surabaya diwajibkan membawa foto kopi KTP Surabaya.
Sementara untuk peserta yang berdomisili di luar Surabaya diwajibkan membawa KTP dan surat domisili RT/RW. Poster itu juga memberikan sebuah nomor yang bisa dihubungi jika masyarakat masih ingin bertanya mengenai informasi vaksinasi lebih lanjut.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
"VAKSINASI MASSAL SURABAYA
Lokasi ROYAL PLAZA SURABAYA lt 5 area parkir mobil
Tgl 2-6 Agustus 2021
Jam 08.00 s/d selesai
Syarat peserta vaksin membawa fotocopy KTP Surabaya
Berusia 18 tahun keatas
Terbuka untuk umum KTP lain SURABAYA sertakan surat domisili rt/rw
Info hub
rahmaton [no telepon]
dian [no telepon]"
Lantas benarkah jadwal tersebut?
Baca Juga: Covid Mulai Melandai, Masih Ada 38 RT Zona Merah di Jakarta, Ini Lokasi-lokasinya
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, jadwal vaksinasi massal di Royal Plaza Mal Surabaya tidak benar.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh akun Instagram resmi Royal Plaza Surabaya, yaitu @royalplazasurabaya. Pihak Royal Plaza Surabaya menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
Mereka mengimbau agar masyarakat berhati-hati dengan berita hoaks seperti itu, khususnya selama pandemi virus corona.
Sementara itu, surabaya.go.id menjelaskan mengenai agenda vaksinasi massal terakhir di Surabaya. Program yang diagendakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu terakhir diadakan pada tanggal 31 Juli 2021.
Sejak saat itu, Pemkot Surabaya masih belum mengagendakan vaksinasi massal. Pemkot Surabaya juga tidak mengadakan vaksinasis Covid-19 seperti tanggal yang tertera pada poster.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka jadwal vaksinasi massal yang diadakan mulai 2 hingga 6 Agustus 2021 di Royal Plaza Mal Surabaya adalah hoaks.
Informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
Covid Mulai Melandai, Masih Ada 38 RT Zona Merah di Jakarta, Ini Lokasi-lokasinya
-
Sudah Ikhlas, Irwansyah Makamkan Ibunya di Dekat Kuburan Sang Ayah
-
Sudah Dimulai, Ini Syarat dan Cara Daftar Vaksinasi Merdeka Candi
-
CEK FAKTA: Benarkah Luhut Perintahkan Semua Masjid Disegel?
-
Studi Temukan Anak-Anak dengan Long Covid-19 Alami 4 Gejala Ini!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!