Suara.com - Viral video dosen dari Gaza memanggil nama mahasiswanya saat sedang mengajar di kelas online. Video tersebut dibagikan oleh salah satu mahasiswanya di media sosial TikTok dan menjadi perbincangan warganet.
"Jangan lihat sampai abis," tulis sang pemilik akun sebagai keterangan unggahan.
Dosen tersebut mengajar secara daring atau online di kelas mahasiswa tersebut.
Sebelum mulai mengajar, dosen tersebut memanggil nama mahasiswanya satu per satu untuk melakukan presensi kehadiran.
Namun, cara memanggil dosen tersebut menjadi sorotan warganet.
"Dosen gue dari gaza bang! Nggak ada tandingannya kalau lagi ngabsen," tulis sang pemilik akun.
Dosen itu menjadi sorotan karena kesulitan dalam mengucapkan nama-nama mahasiswanya. Ia beberapakali salah membaca nama-nama mahasiswanya.
"Nurmali Saro," ucap sang dosen.
Mahasiswa pemilik nama itu pun menjawab sambil membetulkan namanya.
Baca Juga: Barang Penumpang Ketinggalan, Driver Ojol Syok Lihat Isinya: Badan sampai Gemetar!
"Nurmalasari ustadz," jawab mahasiswanya.
Tak hanya sekali, dosen tersebutpun berkali-kali berusaha keras mengucapkan nama-nama khas orang Indonesia ini.
"Rahma, rahma nayal, nayl,"
"Nayla ustadz."
"Nira weri wer werbraw, werabrawa," ucap sang dosen berusaha keras.
"Rian Wirawibawa, ustadz," jawab sang mahasiswa membenarkan.
Berita Terkait
-
Barang Penumpang Ketinggalan, Driver Ojol Syok Lihat Isinya: Badan sampai Gemetar!
-
Viral Buket Bunga Sultan, Isinya Uang Dolar Bisa Langsung Buat Beli Mobil
-
Tinggal Dagangan di Pinggir Jalan saat Salat, Penjual Sapu Ketiban Rezeki Nomplok
-
Bu Sri Terkenal di TikTok, Terungkap Sosok Asli di Balik Foto Viral
-
Lama Tak Pulang Rumah, TNI Nyamar Jadi Pembeli Warung, Respons Ibunya Tak Terduga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT