Suara.com - Seorang pengantin wanita di India membatalkan pernikahan hanya beberapa jam sebelum dimulai setelah pamannya tertembak saat perayaan oleh keluarga mempelai pria.
Menyadur Gulf News Minggu (8/8/2021) Iram membatalkan pernikahannya hanya beberapa jam sebelum dimulai pada Rabu malam waktu setempat.
Perempuan 20 tahun tersebut membatalkan pernikahannya setelah pamannya menjadi korban penembakkan yang dilakukan oleh keluarga mempelai pria.
"Bagaimana aku bisa menikah dengannya? Jika keluarganya bersikap seperti ini di depan seluruh keluargaku, bagaimana mereka akan bersikap saat aku sendirian dengan mereka di tempat mereka?" tanya Iram.
Setelah Iram membatalkan pernikahan, keluarganya langsung menggerebek keluarga pengantin pria dan merusak mobilnya.
Keluarga Iram juga sempat menyandera mempelai pria yang diketahui bernama Shahzad. Tak lama kemudian, polisi datang ke lokasi dan mengamankan situasi.
Laporan diajukan kepada keluarga mempelai pria dan paman wanita itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Ravindra Palawat, sub-inspektur senior kepolisian Kharkhoda, mengatakan bahwa sedang menyelidiki penembakan itu berdasarkan rekaman video saat acara.
"FIR telah diajukan terhadap pengantin pria dan saudaranya yang bernama Pappu dan Sanu berdasarkan pasal 307 (percobaan pembunuhan)," jelasnya.
Baca Juga: Digelar Besok, Pernikahan Lesti Kejora-Rizky Billar Ada Pesta Lepas Bujang
Ravindra juga mengungkapkan akan mencabut lisensi senjata Shahzad jika terbukti bersalah dalam insiden tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!