Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang petugas vaksinasi mengomel pada peserta vaksinasi karena lengannya bertato viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @adit_insomnia, Selasa (10/8/2021) tampak seorang pria sedang disuntik oleh petugas.
Sang petugas lantas bertanya pada pria tersebut apakah tatonya permanen atau tidak. Saat mendengar jawaban dari pria tersebut, ibu petugas tampak kaget.
"Ini permanen ya?" tanya ibu petugas dalam video tersebut, dikutip suara.com, Kamis (12/8/2021).
"Iya," jawab pria tersebut.
"Astaghfirullah, kamu ngapain sih?" ujar ibu petugas lagi.
Menanggapi reaksi ibu petugas vaksinasi, pria tersebut lantas menyampaikan lelucon. Ia menyebut tato itu ada begitu saja di lengannya.
"Tau tuh tiba-tiba ada sendiri bu, kayak gini," ujar pria itu sambil tertawa.
"Tiba-tiba? Pasti membuat, dah," ujar ibu itu sambil menurunkan lengan baju pria yang disuntik.
Baca Juga: Dilema Vaksin Booster di Tengah Kesenjangan Distribusi Vaksin Global
Pria tersebut kembali tertawa sambil mengucapkan terima kasih pada petugas yang telah menyuntikkan vaksin ke dalam tubuhnya. Ia pun merasa seperti divaksin oleh ibunya sendiri karena aksi marah-marah si petugas.
"Kaya divaksinin emak sendiri, dimarahin gara-gara tatoan," tulisnya.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyoroti aksi ibu-ibu petugas saat menyuntikan vaksin sambil mengomel.
"Hahah gemes amat nakesnya. Dia malah teken bekas suntikannya sambil ngomel haha," tulis salah seorang warganet.
"Seneng sama reaksi mas Aditnya. Nggak yang baper tapi malah seneng gitu kena omel ibuk nakesnya," sahut warganet lain.
"Kejadian kaya sabtu kemarin nih mas-mas samping gua tattoan juga eh sama ibu yang suntikin diomelin, lah gua sama dia jadi ngobrol panjang after dia diomelin," komentar warganet lain.
Berita Terkait
-
Dear Wisatawan, Mau ke Puncak Bogor Tidak Bawa Surat Vaksin Akan Diputar Balik
-
Viral Remaja Perempuan Paksa Hewan Quokka Hisap Vape, Kini Diburu Warganet
-
Viral Cucu Prank Nenek Pura-pura Kesurupan Pohon, Reaksi Sang Oma Bikin Ngakak
-
Sudah Fitting Kebaya Seragam, Ibu Pasrah Dilarang Hadiri Siraman Anak Perempuannya
-
Berjalan di Atas Selokan, Perjuangan Tukang AC Ini Bikin Ngelus Dada
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
-
Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya
-
Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
-
Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah
-
Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif
-
Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen