Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan curahan hati seorang wanita tentang sang ibu yang tak bisa hadir di acara siraman viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah di akun Tiktoknya, wanita tersebut menceritakan bagaimana sang ibu sangat antusias memilih ukuran baju seragam untuk dikenakan di hari bahagia tersebut.
Ia bahkan menyisihkan gajinya untuk mempersiapkan baju bagi sang ibu di hari pernikahannya.
"Udah dari jauh-jauh hari nyisihin uang dari gajiku untuk ngasih mami baju terindah di hari pernikahan ku nanti," tulis wanita tersebut dalam videonya, dikutip suara.com, Kamis (12/8/2021).
"Udah happy banget fitting terakhir, nggak sabar untuk nunggu hari pernikahan kita bisa berkumpul sama orang-orang tersayang," lanjutnya.
Wanita tersebut harus menelan kekecewaan karena sang ibu dilarang hadir pada prosesi siraman yang digelar beberapa sebelum hari pernikahannya.
"Hari H aku siraman mamiku dilarang datang untuk menyaksikan prosesi rangkaian menuju hari pernikahanku," tulis wanita tersebut.
Meskipun sang ibu tak bisa hadir di acara siraman, wanita tersebut merasa bersyukur bisa sungkem pada ibunya di hari pernikahan.
Ia juga mengucapkan terima kasih pada orang tua serta segenap keluarga yang menyayanginya.
Baca Juga: Heboh! Sneaker Motif Parpol di E-Commerce, Sepasang Dihargai Rp 155 Ribu
"Walaupun mami nggak bisa memakai baju cantik dari aku, walaupun mami hanya bisa menyaksikan ijab kobul pernikahanku, tapi aku bahagia sekali bisa sungkem sama mami papi kandungku," ujarnya lagi.
"Terima kasih papi, ibu sambungku, dan segelintir keluargaku atau sahabat yang telah menguatkanku dan menyayangiku," pungkasnya.
Dalam kolom komentar, wanita tersebut menjelaskan bahwa sang ibu tak bisa hadiri acara siraman karena dilarang oleh orang tua sang bapak.
Para warganet lantas memberikan beragam komentar usai melihat video tersebut.
"Dilarang sama orangtua bapakku," tulis wanita tersebut.
"Yang hatinya hancur bukan cuma mbaknya, percayalah ibumu juga hatinya hancur berkeping-keping," komentar salah satu warganet.
"Maminya nggak dibolehin hadir sama orang tua bapaknya karena udah cerai. Tapi hadir waktu ijab meskipun nggak pakai baju yang cantik yang kembaran sama yang lain," ujar salah satu warganet.
"Kalau mbaknya tegas pasti maminya bisa datang kok. Itu acaramu bukan acara keluarga besar bapakmu," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Fakta Pria yang Buka Pagar Sampai Ambruk Menimpa Mobil, Sempat Dikira ART
-
Video Suami Joget Mesra dengan Pengasuh Anak Panen Kritikan, Malah Dibela Istri
-
Bikin Syok! Organ Intimnya Harus di Amputasi, Pria Ini Ingin Akhiri Hidupnya
-
Heboh! Sneaker Motif Parpol di E-Commerce, Sepasang Dihargai Rp 155 Ribu
-
Viral Video Olimpiade Adu Kipas Angin Bikin Melongo, Ada Wasit sampai Tribun Penonton
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk
-
Pengeroyokan Sopir Truk oleh Petugas Bea Cukai Batam, Komisi III DPR: Tangkap Semua Pelaku!
-
Tersangka Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Terancam Pidana Seumur Hidup
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan