Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi tahap pertama dosis kedua dari pintu ke pintu atau door to door kepada warga Kelurahan Karang Anyar, Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam kesempatan yang sama mereka juga menggelar vaksinasi bagi pelajar di Samarinda.
Kepala BIN Daerah (KaBINDA) Kalimantan, Brigjen TNI Danni Koswara mengklaim animo masyarakat terhadap kegiatan vaksinasi kali ini cukup tinggi. Padahal, kata dia, awalnya masyarakat setempat sempat tidak tertarik dengan kegiatan vaksinasi.
“Asalnya saya dengar dari Kepala Desa bahwa masyarakat awalnya tidak interest terhadap pelaksanaan vaksin, tapi melihat apa yang kita lakukan mulai animo masyarakat tinggi,” kata Danni kepada wartawan, Senin (16/8/2021).
Bahkan, Danni mengemukakan ada beberapa orang yang datang tiba-tiba dan meminta divaksin. Namun, lantaran sudah diagendakan sebelumnya, sehingga mereka tak bisa ditangani lebih dulu.
“Ada beberapa orang datang ke sini mau divaksin, tapi kita sudah mengagendakan vaksin sehingga tidak bisa lebih lagi,” katanya.
Berkenaan dengan itu, Danni juga mengimbau kepada masyarakat Samarinda untuk tetap mentaati protokol kesehatan meski telah divaksin. Sehingga diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kalimantan Timur.
“Walaupun sudah divaksin, masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan agar menghindari penyebaran Covid-19,” kata dia.
Sebagai informasi, selain di Kalimantan Timur, BIN juga menggelar vaksinasi tahap pertama dosis kedua di lima provinsi lainnya. Lima provinsi tersebut di antaranya; Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, dan Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Sentra Vaksinasi di GOR Ciracas Ditutup, Dialihkan ke Mall Cibubur Junction
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
-
Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru
-
Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang
-
Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman
-
Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat
-
Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran
-
Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain
-
Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!