Suara.com - Majelis Wilayah Korps Alumnis Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jaya ikut angkat bicara mengenai rencana pengguliran hak interpelasi yang dilakukan fraksi PSI dan PDIP di DPRD DKI Jakarta. KAHMI menilai rencana itu hanya membuat gaduh.
Sekretaris Umum Kahmi Jaya, Moehammad Amin, mengatakan pengguliran hak interpelasi terhadap Anies terkait penyelenggaraan Formula E dinilai politis. Kedua fraksi yang menginisiasi itu dinilai hanya ingin menjatuhkan Anies.
Jika memang ingin menanyakan rinci mengapa Anies ingin menggelar ajang balap mobil listrik itu pada 2022, bisa dilakukan dengan cara lain. Salah satunya dengan memanggil Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), PT Jakarta Propertindo (Jakpro), dan pihak terkait lainnya.
"Bisa ditanyakan dengan cara lain, lah. Kalau ini jelas ingin jatuhkan Pak Anies. Biarkan Anies fokus penanganan Covid-19, jangan buat gaduh, lah," kata Amin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/8/2021).
Menurut Amin, Anies saat ini harus fokus pada penanganan Covid-19 di ibu kota. Terlebih lagi saat ini Jakarta sudah masuk zona hijau.
"Sehingga jangan lagi ada kegaduhan politik yang bisa membuat warga Jakarta tidak tenang," katanya.
Selain itu, program vaksinasinya sudah melebihi target Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penanganan masih berlanjut kepada masyarakat dengan harus menuntaskan pembagian bantuan sosial bagi warga terdampak.
"Makanya, saya katakan interplasi ini politis ingin jatuhkan Anies. Saya anggap PSI kegenitian, lah. Jangan buat kegaduhan lah. Warga Jakarta sedang sulit. Kami akan pasang badan untuk Anies Baswedan," jelasnya.
Diteken Belasan Dewan
Baca Juga: F-PAN DPRD DKI Ragu Persoalan Formula E Jadi Objek Interpelasi Akan Terealisasi
Sebanyak 15 anggota DPRD Jakarta sebelumnya telah menandatangani pengajuan hak interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan terkait isu Formula E.
Syarat terwujudnya hak interpelasi Formula E tersebut adalah rapat paripurna harus dihadiri oleh 50 persen tambah 1 dari seluruh anggota dewan.
"Berarti harus ada 54 orang yang hadir. Kemudian harus ada 28 anggota dewan pada rapat paripurna yang menyetujui penggunaan hak interpelasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies Sebut 3 Juta Warga ber-KTP DKI Belum Divaksin, Bakal Dibujuk Ibu-ibu PKK
-
Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil, Anies: Hadiah Kemerdekaan
-
F-PAN DPRD DKI Ragu Persoalan Formula E Jadi Objek Interpelasi Akan Terealisasi
-
3 Juta Warga DKI Belum Divaksin, Anies: Mereka Jarang Keluar Rumah
-
3 Juta Warga KTP Jakarta yang Belum Vaksin Banyak Berdiam Diri di Rumah
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026