Suara.com - Anggota unit komando elit Taliban membuat ulang foto ikonik Perang Dunia II yang menangkap Marinir AS mengibarkan bendera Amerika setelah kemenangan mereka di Iwo Jima.
Menyadur New York Post Senin (23/08), foto itu viral di media sosial seiring dengan berkuasanya Taliban atas Afghanistan di tengah penarikan pasukan AS.
Menurut Marine Corps Times, unit khusus yang terlihat di foto dikenal sebagai Batalyon Badri 313, yaitu kekuatan tempur terbaik Taliban. Unit ini juga dinamai Pertempuran Badar abad ketujuh.
"Ini adalah warisan Joe Biden untuk dilihat seluruh dunia," kata anggota Kongres dari Partai Republik New York Elise Stefanik dalam tweet menanggapi foto tersebut.
Foto-foto propaganda lain juga beredar luas, memperlihatkan militer Taliban berpatroli di jalanan Afghanistan dengan peralatan tempur AS.
Hal ini seolah membenarkan kekhawatiran tentang para yang akan mencuri peralatan bernilai miliaran dolar yang tertinggal.
Selama ini, AS memberi sekitar USD 28 miliar senjata pada militer Afghanistan antara tahun 2002 hingga 2017, termasuk tujuh helikopter baru yang dikirim ke Kabul sebulan yang lalu.
Senjata lain yang disita mungkin termasuk 600.000 senapan serbu, sekitar 2.000 kendaraan lapis baja dan 40 pesawat, termasuk Black Hawk, menurut laporan.
Elias Yousif, wakil direktur Pusat Pengawasan Bantuan Keamanan Kebijakan Internasional mengatakan hal ini adalah kemenangan besar bagi Taliban.
Baca Juga: Bantu Evakuasi, Joe Biden Ungkap Pasukan AS akan Tinggal Lebih Lama di Afghanistan
“Ketika sebuah kelompok bersenjata mendapatkan persenjataan buatan Amerika, itu semacam simbol status. Ini adalah kemenangan psikologis,” mengatakan pada The Hill.
“Ini harus menimbulkan banyak kekhawatiran tentang perusahaan yang lebih luas tetang yang terjadi setiap hari, apakah itu di Timur Tengah, Afrika Sub-Sahara, Asia Timur.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Aktivis Mahasiswa Geruduk MK, Minta Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Masuk Peradilan Militer