Suara.com - Mengambil momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom kembali memberikan wujud nyata kontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik, dengan memanfaatkan digitalisasi. Kali ini sebagai dukungan untuk sektor pendidikan, Telkom secara resmi kembali menyelenggarakan program Telkom Smart Campus Awards (TeSCA) 2021, yang mengangkat tema “Digital Smart Campus Wujudkan Indonesia Tumbuh”.
Telkom Smart Campus Awards 2021 (TeSCA 2021) merupakan program pemeringkatan, awarding, dan publishing untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia beserta civitas academica baik dosen dan mahasiswa demi meningkatkan talenta digital nasional. Pemeringkatan kampus tersebut dilakukan dengan menggunakan metodologi ZEN framework yang dikembangkan oleh Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Prof. Dr. Nizam, M.Sc., DIC. Ph.D., Ketua Umum Aptikom, Prof. Zainal A. Hasibuan, MLS, Ph.D., dan Pakar IT Nasional Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc. MBA, Mphil, MA.
Direktur Enterprise and Business Service Telkom, Edi Witjara mengatakan, sebagaimana yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa Indonesia membutuhkan 9 juta talenta digital dalam 15 tahun ke depan atau setidaknya 600 ribu talenta per tahun, Telkom melakukan berbagai upaya untuk mendorong lahirnya talenta digital. Program TESCA 2021 menjadi salah satu wujud upaya Telkom sebagai digital telco terdepan dalam melahirkan talenta-talenta digital terbaik.
“Pelaksanaan TESCA 2021 diharapkan dapat diikuti seluruh perguruan tinggi di Indonesia, sehingga mampu meningkatkan digital adoption perguruan tinggi dan mengembangkan digital creativity dari civitas academica. Dengan penerapan strategi pentahelix diharapkan dapat terjalin kerja sama yang baik antar kelima elemen yaitu Government, Academic, Media, Community, dan Business sehingga dapat menciptakan lebih banyak talenta digital sebagai generasi masa depan yang kompeten dan berdaya saing tinggi,” ujar Edi.
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Prof. Dr. Nizam, M.Sc., DIC. Ph.D. mengapresiasi upaya Telkom mendorong transformasi perguruan tinggi dalam memanfaatkan teknologi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan TESCA 2021 ini.
“Kami berharap agar perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia dapat berpartisipasi dan turut berperan aktif dalam mewujudkan kampus merdeka yang smart, kreatif dan inovatif untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing,” ujar Nizam.
Pada TESCA 2021 terdapat dua kategori penilaian, yaitu Digital Adoption yang akan menobatkan perguruan tinggi terpilih di Indonesia, yang telah mengadopsi sistem digitalisasi sesuai dengan metodologi ZEN framework, sebagai institusi pendidikan “Campus of The Future” serta Digital Creativity yang akan akan menobatkan “The Future Generation: Civitas Academica”.
Terdapat lima kategori Digital Adoption Perguruan Tinggi yang meliputi Digital Infrastructure, Digital Service, Digital Learning, Digital Innovation, serta Smart Collaboration. Sedangkan untuk Digital Creativity Civitas Academica terdapat enam kategori meliputi Lifestyle, Social & Community, Education & Information Distribution, Productivity, Entertainment & Home Intelligent, serta Games.
“Penghargaan TESCA 2021 diharapkan dapat mengakselerasi penerapan Digital Smart Campus sehingga dapat membantu meningkatkan penilaian akreditasi perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, kami juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan kapabilitasnya agar memiliki daya saing di dunia kerja nanti. Selain itu bagi mahasiswa terpilih yang meraih penghargaan sebagai “The Future Generation” akan berkesempatan untuk mengembangkan karier di Telkom Indonesia,” ujar Edi.
Baca Juga: Kolaborasi Telkom dan Microsoft untuk Akselerasi Transformasi Digital
Acara puncak penghargaan TESCA 2021 akan dilaksanakan bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2021, sebagai tonggak awal komitmen bersama untuk mewujudkan generasi bangsa yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi laman www.tesca.id dan kanal media sosial @tescaindonesia.
Sebagai perusahaan telekomunikasi digital (digital telco company) terdepan di Indonesia, Telkom berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya kedaulatan digital nasional melalui terciptanya lingkungan digital, pembangunan masyarakat digital, dan akselerasi ekosistem ekonomi digital.
Pembangunan masyarakat digital dalam hal ini diartikan dengan banyaknya talenta digital yang siap beraktivitas dan berkontribusi di berbagai sektor ekonomi dan aspek kehidupan. Hal inilah yang akan mengakselerasi Bangsa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi digital di regional dan dunia.
“Melalui infrastruktur, platform, serta layanan digital yang Telkom miliki, kami berkomitmen dan siap mendukung perguruan tinggi dan civitas academica di Indonesia untuk dapat melahirkan talenta digital kebanggaan yang akan memberikan karya terbaik dan inovatif untuk bangsa dan negara,” tutup Edi.
Berita Terkait
-
Digitalisasi Dongkrak Ekonomi di Desa-desa Wisata
-
Imbas Covid-19, Transaksi e-Channel BRI Meningkat Signifikan selama Triwulan II 2021
-
Imbas Covid-19, Transaksi e-Channel BRI Meningkat 33% selama Triwulan II 2021
-
Pandi Apresiasi BSN yang Percepat Perumusan SNI Aksara Nusantara
-
Digitalisasi kunci UMKM bertahan di Masa Pandemi saat ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius