Suara.com - Video seorang wanita berseragam ASN memecahkan kaca mobil di tengah jalan viral di media sosial.
Wanita ASN itu tampak memukuli bagian kaca depan mobil berkelir putih berulang kali menggunakan helm yang dibawanya.
Belakangan terungkap fakta baru soal aksi wanita berseragam ASN yang mengamuk hingga hancurkan kaca mobil itu.
Berikut Suara.com merangkum sederet fakta terbarunya, Selasa (24/8/2021).
1. Kaca Mobil Pecah
Video aksi ASN memukul kaca mobil tersebut diunggah dalam akun Instagram @jayalah.negriku.
Setelah ditelusuri, insiden tersebut terjadi di Jalan Ronggowarsito, Kelurahan Karangtengah, Kabupaten Ngawi pada Senin (23/8/2021).
Wanita berseragam itu tampak memukuli kaca mobil menggunakan helm beberapa kali hingga kaca pecah.
2. Pegawai Puskesmas di Ngawi
Baca Juga: Viral Wanita Sulap Celana Dalam Jadi Tas Jinjing, Jadi Perdebatan Warganet
Wanita berseragam ASN dalam video viral tersebut merupakan seorang ASN yang bertugas di Puskesmas Teguhan, Paron, Ngawi.
Kepala UPT Puskesmas Teguhan, Muda Trimaryo Prisadono mengatakan, wanita berinisial D bekerja di bagian farmasi di puskesmas yang dipimpinnya.
Meski demikian, selama ini D selalu bekerja dengan baik dan tidak membawa persoalan pribadi ke kantor.
"Tapi kami tidak tahu kalau ada masalah pribadi. Tentu yang bersangkutan tak membawanya ke kantor," kata Muda dikutip dari Beritajatim.com -- jaringan Suara.com.
3. Diduga Perselingkuhan
Aksi pemukulan kaca mobil tersebut diduga dilatarbelakangi perselingkluhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo