Suara.com - Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dilakukan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa (24/8/2021) disambut meriah oleh warga setempat. Setiap titik yang dilewati atau kunjungi orang nomor satu Republik Indonesia (RI) selalu dipenuhi warga.
Namun ada satu kejadian menarik saat rombongan Presiden Jokowi sedang melintas di Jalan DI Panjaitan, Kota Samarinda. Saat iring-iringan tengah melaju, sebuah mobil ambulans yang melaju dengan kecepatan sedikit lebih kencang dari rombongan tersebut dibiarkan melintas terus di samping kiri patroli pengawalan.
Video tersebut terrekam warga yang kemudian diunggah di akun Instagram info_samarinda.
"Ambulance sanak, ambulance ya tetap ambulance. Rombongan Paspampres memberikan jalan kepada Ambulance yang akan melintas mendahului dikawasan Jl. D.I Panjaitan," tulis kapsien video yang diunggah tersebut.
Lantaran video tersebut, banyak warganet yang meresponnya positif. Bahkan, ada yang membandingkannya dengan perilaku berkendara masyarakat atau pejabat di jalan raya saat ambulans membutuhkan jalan untuk melintas.
"Kereennnn.. Presiden aja ngalah sama ambulance, yang menghalangi apalagi yang marah-marah, siapa looo?" tulis akun dawiy**.
Serupa dengan pendapat itu, warganet yang lain juga menulis harapan agar pasien yang dibawa ambulans selamat.
"Yang biasa halangi jalan ambulance. Gak malukah sama R1 kah. Yang ngasih jalan.. Semoga selamat pasien di ambulance," tulis akun noviakam*****.
Senada dengan itu, warganet lainnya pun mengapresiasi hal tersebut.
Baca Juga: Jokowi Pastikan Kirim Vaksin Tambahan ke Beberapa Daerah di Kaltim
"Presiden n rombongan aja kasih jalan ke ambulans yang lewat.." tulis akun radian********.
Bahkan ada warganet yang meminta kepada Divisi Humas Polri agar video tersebut disimpan dan bisa menjadi salah satu materi video berlalu lintas yang baik.
"@faisalyundha bapak @divisihumaspolri, bisa nih video di save. Bisa digunakan sebagai salah satu video materi berlalu lintas yang baik. Contoh baik, bahwa rombongan Presiden pun mengalah bila ada ambulan yang lewat. Kalau sudah dikasih contoh rombongan presiden... Masak rombongan / warga lain masih tidak mau memberi jalan ke Ambulan yang membawa pasien darurat...?" kata warganet pemilik akun edputr****.
Berikut tautan link
Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi tiba di Kota Samarinda pada Selasa (24/8/2021) sekitar pukul 10.30 WITA.
Terlihat di beberapa ruas Jalan Pahlawan, Kecamatan Samarinda Ulu, banyak sekali warga yang menanti kedatangan orang nomor 1 di Indonesia tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Kasus Kematian Diplomat Dihentikan, Keluarga Arya Daru Tempuh Langkah Hukum dan Siap Buka 'Aib'
-
Breaking News! KPK Resmi Tetapkan Eks Menag Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat