Suara.com - Dua perempuan yang berjoget TikTok baru-baru ini menggegerkan media sosial. Bagaimana tidak, mereka melakukan aksi berjoget di TikTok.
Video ini beredar luas di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @mintulgemintul. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 27 ribu kali.
"Kalau pendapat kalian gimana gaes?" tanya @mintulgemintul sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Minggu (29/8/2021).
Dalam video, dua perempuan itu tampak sedang nyekar di sebuah makam. Makam itu diduga merupakan kuburan sang ayah.
Keduanya juga telah menaburkan bunga mawar di batu nisan hingga makam dengan rapi. Mereka berziarah dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker.
Namun yang menjadi sorotan, dua perempuan itu tiba-tiba berjoget TikTok. Mereka menggerak-gerakkan tangan mereka di samping makam dengan santai.
Seorang perempuan berjoget di belakang nisan, sedangkan yang satu di samping makam. Keduanya menari sambil mengacungkan jempol mereka dengan santai.
Aksi keduanya itu langsung menuai berbagai kecaman dari warganet. Pasalnya, dua perempuan itu dinilai tidak memiliki etika saat di pemakaman.
Warganet ramai menegur dua perempuan itu yang seharusnya berdoa dan menunjukkan suasana kusyuk saat ziarah. Mereka menilai aksi berjoget tidak pantas dilakukan.
Baca Juga: Belenggu Trauma Kekerasan Perempuan Kedua di Masa Kanak-Kanak
"Foto boleh tapi setelah ngaji dan mendoakan. Kalau joget-joget ya jangan!" tegur warganet.
"Parah banget, bapaknya sedih lihat begini," tambah yang lain.
"Ini yang dibilang lebih utama adab daripada ilmu," kecam warganet.
"Bikin konten itu harus pada tempatnya. Jangan norak plis," hujat warganet.
"RIP AKAL SEHAT!!!!!" sahut yang lain.
"Ngehibur diri karena gak punya bapak jangan gitu juga kali. Itukan makam orang tua, masa joget-joget sih. Walaupun udah bacain doa tapi tetap aja gkk pantes kayak gitu, kan udah gede hyung bukan bocah lagi," pesan warganet.
"Kalau mau joget di rumah aja, kalau buat hiburan sendiri jangan di share," saran lainnya.
Video yang menjadi viral di Instagram ini bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Belenggu Trauma Kekerasan Perempuan Kedua di Masa Kanak-Kanak
-
Dikunjungi Ortu Lewat Tembok Tinggi, Santri Menangis karena Hal Ini
-
Viral Siswa SMA 'Ijab Kabul' Pakai Mahar Kotak P3K di Kelas, Publik: Perjodohan Paksa
-
Wajahnya Dibilang Mirip Orang 50 Tahun, Umur Asli Wanita Ini Kejutkan Warganet
-
Pedagang Ini Viral usai Tuang Banyak Micin ke Kuali, Warganet Dibuat Melongo
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas