Suara.com - Mantan Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean baru-baru ini membagikan foto bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia menunjukkan keakrabannya dengang terseyum bersama Anies saat difoto.
Foto itu dibagikannya di akun Twitter @FerdinandHaean3. Hingga berita ini dipublikasikan, postingannya itu telah di-retweet 136 kali dan mendapatkan 1.000 tanda suka.
Dalam foto itu, Ferdinand duduk bersama Anies Baswedan di sebuah ruangan. Ada juga Najwa Shihab, Putri Presiden Gus Dur, Yenny Wahid, dan Politikus PKS Suhud Alynudin.
Mereka berlima tampak sedang duduk bersama di sebuah ruangan. Ferdinand sendiri menuliskan foto itu diambil pada tahun 2019 silam di acara Mata Najwa.
"Foto lama tahun 2019 itu," tulisnya sebagai penjelasan di kolom komentar seperti dikutip Suara.com, Senin (30/9/2021).
Ferdinand pun menuliskan dirinya akan menguliti Anies jika berada di acara Mata Najwa lagi. Hal ini diungkapkan seolah menjadi sindiran kepada orang nomor satu di DKI Jakarta itu.
"Bukan sedang interpelasi! Andai di @MataNajwa lagi, saya kuliti deh!" cuitnya di Twitter sebagai keterangan foto.
Pernyataan Ferdinand itu langsung ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam pendapat di kolom komentar mengenai foto dan janji Ferdinand.
"Jangan lupa buang kulit seisinya ke tong sampah," pesan warganet.
Baca Juga: BOR RS Covid-19 DKI Diklaim Turun jadi 17 Persen, ICU 30 Persen
"Atau mbak Najwa saja yang undang dan wawancara kalau gak muncul. Wawancara kursi kosong saja," tambah yang lain.
"Kirain acara makan-makan yg 'interpelasi' gelombang ke 2 supaya ikut nenolak?" tanya warganet.
"Sudah ada pengalaman buruk apa mungkin diundang lagi?" timpal lainnya.
"Ternyata diam-diam makan bersama juga ya," celutuk warganet.
"Yang benar bang, Anies belum pernah kalah debat dengan tokoh manapun, mau dialog ataupun monolog, semua terkesima. Terakhir DPRD DKI yang diajak ngopi, kalau ada yang bisa kulitin Anies berarti sebuah pemandangan yang menarik," komen warganet.
"Hahahahaha konyol, apa nya yang mau di kuliti? Lha ngomong aja blepotan gagap gak jelas, berani tampil malu-maluin tanpa disertai data," sindir warganet.
Tag
Berita Terkait
-
BOR RS Covid-19 DKI Diklaim Turun jadi 17 Persen, ICU 30 Persen
-
610 Sekolah di Jakarta PTM Terbatas Mulai Besok, Begini Strategi Pemprov DKI
-
Rapatkan Barisan, Anies Kumpulkan Tujuh Fraksi Penolak Interpelasi di Rumah Dinas
-
Mulai Besok Ratusan Sekolah di Jakarta Tatap Muka, Wagub DKI: Pastikan Anak Patuh Prokes
-
Target Vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta Capai 105 Persen
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo